Ada yang Aneh dari Real Madrid, Simak Penjelasan Pemain Ajax Ini

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Real Madrid, Marco Asensio melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Ajax dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, 14 Februari 2019. Real Madrid kalahkan Ajax 2-1. REUTERS/Eva Plevier

    Gelandang Real Madrid, Marco Asensio melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Ajax dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, 14 Februari 2019. Real Madrid kalahkan Ajax 2-1. REUTERS/Eva Plevier

    TEMPO.CO, Jakarta - Frenkie de Jong sudah memenangi hati para suporter Barcelona ketika ikut mengantarkan Ajax Amsterdam menggilas juara bertahan Real Madrid 4-1 pada pertandingan pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Bernabeu, Madrid, dinihari tadi, Rabu 6 Maret 2019.

    Sebelum pertandingan itu, De Jong menceritakan pengamatannya terhadap Real Madrid kepada koran di Belanda, De Telegraaf.

    “Pada Sabtu saya melihat pertandingan mereka di televisi. Tidak untuk menganalisis Real Madrid, tapi tentu saja saya sudah melihat sesuatu berbeda dari biasanya, karena kami akan bermain melawan Real,” kata De Jong.

    “Kami harus bermain menyerang, melakukan tekanan, dan bermain sepak bola. Jika semua berpartisipasi, kami punya cukup kualitas untuk membuat kejutan,” De Jong melanjutkan.

    Meski tidak mencetak gol tapi pemain gelandang muda tim nasional Belanda itu tampil mempesona dan mengalahkan Luka Modric dan pemain muda  Vinicius Junior dari Real Madrid dalam pertarungan di lini tengah 16 besar Liga Champions dinihari tadi.

    Setidaknya dua kali De Jong melakukan aksi memikat dalam pertandingan dinihari tadi di Santiago Bernabey. Memakai pergerakan ala “La Croqueta” milik pemain legendaris Barca, Andres Iniesta, De Jong mampu melewati Modric dan membuat peraih penghargaan Ballon d’Or tahun lalu itu terjatuh di lapangan dalam babak pertama.

    Modric tak bisa mengimbangi De Jong di lini tengah dan gelandang muda Belanda ini terus merajalela sepanjang pertandingan.

    Demikian juga gelandang muda Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, gagal mengimbangi aksi lawannya itu di lini tengah dan Vinicius kemudian harus keluar dari lapangan karena cedera sebelum babak pertama usai.

    Berbicara tentang kepindahannya ke Barcelona sebelum pertandingan di Bernabeu dinihari tadi,  De Jong mengatakan belum berhubungan lagi dengan klub barunya itu. Tapi, ia mengatakan sudah mendapat pesan dari Barca untuk menyingkirkan Madrid.  

    “Belum berhubungan lagi. Hanya ketika menandatangani kontrak, mereka (Barcelona) bilang: coba singkirkan Real. Hal itu tentu saja bagus juga buat Barca,” kata De Jong.

    Pemain berusia 21 tahun ini sudah mendapat ijin dari Ajax untuk pindah ke Barcelona pada musim ini panas mendatang, setelah klub itu sepakat untuk menerima pembayaran transfer sebesar 65 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,21 triliun.

    Selanjutnya: Frenkie de Jong Nilai Ajax Hanya Sial di Laga Pertama


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.