Kata Kolev Setelah Persija Jakarta Kalahkan Shan United

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih tim Persija Jakarta Ivan Kolev memimpin sesi latihan menjelang laga pertama Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019. Persija Jakarta mendaftarkan 25 pemain untuk berpartisipasi di Piala AFC 2019. ANTARA

    Pelatih tim Persija Jakarta Ivan Kolev memimpin sesi latihan menjelang laga pertama Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019. Persija Jakarta mendaftarkan 25 pemain untuk berpartisipasi di Piala AFC 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Persija Jakarta di sepanjang babak kedua pertandingan lanjutan penyisihan Grup G Piala AFC 2019 jadi kunci kemenangan 3-1 yang diraih atas Shan United di Stadion Thuwanna, Yangon, Myanmar, Selasa.

    "Persija bermain sangat agresif, terutama di babak kedua. Saya kira luar biasa," kata pelatih Ivan Kolev dalam jumpa pers purnalaga, Selasa.

    Kolev juga menilai timnya berhasil memperbaiki kesalahan di lini tengah yang banyak dilakukan di babak pertama.

    "Kami coba menekan dari lini tengah menggunakan banyak kombinasi serangan, karena di babak pertama kami banyak melakukan kesalahan di area itu," kata Kolev.

    "Setelah kami benahi itu dan akhirnya kami mudah untuk mencetak tiga gol," ujarnya menambahkan.

    Persija memang tertinggal lebih dulu dari tuan rumah mencetak gol lewat Reo Nakamura saat laga baru berjalan 14 menit.

    Namun mereka bangkit di babak kedua, lewat dwigol Bruno Matos serta satu gol Steven Paulle untuk memastikan kemenangan 3-1 atas Shan United.

    Kemenangan itu untuk sementara membuat Persija berada di peringkat pertama klasemen Grup G dengan koleksi empat poin, menyalip Ceres Negros (3) yang masih bermain melawan Becamex Dinh Duong (1), sedangkan Shan United (1) tertahan di dasar klasemen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.