Timnas-Belanda Vs Jerman: 6 Partai Klasik yang Patut Dikenang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain timnas Belanda, Steven Bergwijn, menggiring bola saat melawan Jerman dalam laga lanjutan Liga A Grup 1 UEFA Nations League 2018, di Johan Cruijff Arena, Belanda, Sabtu, 13 Oktober 2018.  REUTERS/Piroschka Van de Wouw.

    Aksi pemain timnas Belanda, Steven Bergwijn, menggiring bola saat melawan Jerman dalam laga lanjutan Liga A Grup 1 UEFA Nations League 2018, di Johan Cruijff Arena, Belanda, Sabtu, 13 Oktober 2018. REUTERS/Piroschka Van de Wouw.

    TEMPO.CO, Jakarta -Timnas Jerman akan ditantang tuan rumah Timnas-Belanda di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Senin dini hari 02.45 WIB, 25 Maret 2019, dalam pertandingan kualifikasi Grup C Euro 2020. Pertemuan kedua negara selalu menjadi pertandingan klasik. Berikut enam pertemuan mereka yang paling dikenang orang.

    Final Piala Dunia 1974: Jerman Barat menang 2-1 di Muenchen

    Lima tahun diduduki Jerman selama Perang Dunia Kedua adalah babak paling kelam dalam sejarah Belanda yang sulit dilupakan orang Belanda. Perasaan itu terbawa ke sepak bola ketika pertemuan pertama mereka sejak 1945 terjadi pada final Piala Dunia 1974. Belanda dan Johan Cruyff saat itu masih berkembang sehingga tak begitu yakin bisa mengalahkan lawannya yang jauh lebih tangguh. Belanda yakin wasit asal Inggris, Jack Taylor, telah ditipu pemain Jerman Bernd Holzenbein sehingga menghadiahkan penalti sebelum Gerd Muller mencetak gol penentu kemenangan Jerman.

    Babak kedua Piala Dunia 1978: seri 2-2 di Cordoba

    Pemain Belanda Dick Nanninga diusir ke luar lapangan karena mendorong Bern Holzenbein yang sebelumnya dituduh menonjok perut Nanninga. Tanpa Johan Cruyff yang menolak memperkuat tim nasional, Belanda lolos kedua kalinya ke final Piala Dunia untuk dikalahkan Argentina. Banyak yang berpendapat Belanda adalah tim terbaik dalam turnamen edisi ini.

    Grup 1 Euro 1980: Jerman Barat menang 3-2 di Naples

    Klaus Allofs mencetak hat-trick atau tiga gol beruntun yang membuat Belanda angkat koper lebih cepat pada fase grup di Italia. Pada pertandingan ini Lothar Matthaus melakukan debut sebagai pemain pengganti. Timbul lagi insiden ketika Rene van der Kerkhof meninju wajah Bernd Schuster, sedangkan penjaga gawang Jerman Toni Schumacher berkelahi dengan bek Belanda, Huub Stevens.

    Semifinal Euro 1988: Belanda menang 2-1 di Hamburg

    Belanda mempermalukan Jerman di negerinya sendiri yang sekaligus pembalasan atas kekalahan pada 1974. Ruud Gullit, Frank Rijkaard dan Marco van Basten dkk sukses membawa Belanda menjuarai turnamen ini. Setelah mengalahkan Uni Soviet di final, pelatih Rinus Michels berkata, "Kita menjuarai turnamen ini tetapi kita semua tahu  pertandingan semifinal adalah final yang sesungguhnya."

    Babak kedua Piala Dunia 1990: Jerman Barat menang 2-1 di Milan

    Pada laga ini terjadi insiden yang tak terlupakan dalam sejarah ketika Rijkaard meludahi muka Rudi Voller. Jerman Barat yang kemudian menjadi juara Piala Dunia edisi ini, menciptakan gol dari Andreas Brehme dan Jurgen Klinsmann, sedangkan Belanda mendapatkan satu gol dari tendangan penalti Ronald Koeman.

    Liga Negara UEFA 2018: Belanda menang 3-0 di Amsterdam

    Tim asuhan Koeman menjadi tim Oranye pertama yang menang tiga gol tanpa balas melawan musuh bebuyutannya yang sekaligus menandai kesialan Jerman pasca-Piala Dunia 2018. Belanda pernah gagal lolos ke Piala Dunia 2018, sebaliknya tim asuhan Joachim Loew melenggang ke turnamen itu dengan menyandang status juara bertahan. Tapi, kini para pemain Belanda berada di atas Jerman, seperti Virgil van Dijk, Georginio Wijnaldum, dan Frenkie de Jong.

    Kompetisi seperti Liga Nasional Eropa tidak sampai membawa antipati di antara kedua negara karena perasaan anti-Jerman di Belanda biasanya menguat ketika Timnas Jerman tidak terkalahkan.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Menetapkan Jokowi Widodo - Ma'ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

    Pada 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Inilah komposisi perolehan suara.