Timnas U-23 Kalah, Kartu Merah dan Usia Marinus Dipersoalkan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Marinus Wanewar (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Haudi Abdillah (bawah) saat pertandingan uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 17 Maret 2019. ANTARA/Fikri Yusuf

    Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Marinus Wanewar (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Haudi Abdillah (bawah) saat pertandingan uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 17 Maret 2019. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mengomentari kartu merah yang diberikan kepada Marinus Wanewar beberapa saat setelah pertandingan kontra Vietnam di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020, Minggu malam, 24 Maret 2019, selesai.

    "Yang memancing emosi Marinus adalah pemain Vietnam, tetapi wasit tidak melihatnya," ujar Indra di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Minggu malam lalu.

    Marinus Wanewar mendapat kartu merah dari h wasit asal Qatar, Saoud Ali, sesaat setelah pertandingan Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berakhir.

    Penyerang Persipura Jayapura itu mendapatkan kartu kuning kedua setelah dianggap sengaja mengasari pemain lawan.

    "Sebelum kejadian itu pemain Vietnam beberapa kali mencoba untuk memprovokasinya, tetapi dia bisa meredam. Marinus ini pemain yang bagus," kata Indra.

    Masih tentang Marinus, pelatih asal Sumatera Barat itu juga mengkritik media Vietnam yang kerap mempertanyakan usia pesepak bola bertinggi badan 1,83 meter itu.

    Pertanyaan itu bahkan terdengar kembali dalam konferensi pers pasca laga Indonesia melawan Vietnam.

    "Media Vietnam jangan sebentar-sebentar mempermasalahkan umur Marinus. Di negara kami ada orang yang berkulit hitam. Namun jangan kira wajah tua usianya juga tua. Semua pemain kami tidak ada yang melanggar regulasi," tutur Indra.

    Timnas U-23 Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 setelah kalah 0-1 melawan Vietnam, Minggu malam tadi itu.

    Hasil dari pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional My Dinh itu membuat Indonesia belum memperoleh satu poin pun dari dua laga Grup K.

    Pertandingan terakhir Indonesia melawan Brunei Darussalam pada Selasa (26/3) tidak akan berpengaruh karena Thailand dan Vietnam yang berada pada posisi pertama dan kedua Grup K telah mendapatkan enam poin dari dua pertandingan yang memastikan mereka lolos ke Piala Asia U-23 tahun depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.