Piala AFC: Persija Hibur Jakmania, Tekuk Shan United 6-1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persija Jakarta. (persija.id)

    Persija Jakarta. (persija.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta menutup laga terakhir di Piala AFC 2019 dengan hasil memuaskan. Anak asuh Ivan Kolev mengalahkan Shan United dengan skor 6-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019. 

    Hasil itu tak mengubah apapun bagi juara Liga 1 Indonesia 2018. Persija gagal lolos ke babak kedua Piala AFC karena berada di peringkat tiga klasemen Grup G dengan raihan tujuh poin. Tiket babak kedua diamankan oleh klub Filipina, Ceres Negros yang mengemas 15 angka.

    Persija membuka keunggulan lewat gol Bruno Matos di menit enam. Tendangan bebas pemain asal Brasil itu gagal ditepis kiper Phone Thitsar Min. Sebanyak 8600 pendukung Persija atau The Jakmania bergemuruh menyambut gol pertama.

    Persija terus menjaga ritme permainan yang menyerang. Tambahan gol kembali tercipta pada menit 17. Kali ini giliran Novri Setiawan. Pemain bernomor punggung 11 itu berhasil menyelesaikan serangan yang dibangun rekan-rekannya menjadi gol kedua yang bertahan hingga turun minum.

    Di babak kedua, tim tamu dikejutkan oleh gol cepat Heri Susanto. Berawal dari serangan di sisi kanan lapangan Persija, Heri mantap menceploskan bola ke gawang Shan United.

    Para pemain Shan berupaya keluar dari tekanan Macan Kemayoran. Namun upaya serangan yang dirancang kerap kandas dan jarang membahayakan gawang yang dikawal Andritany Ardhiyasa.

    Persija malah menambah pundi-pundi gol pada menit 57. Gelandang Riko Simanjuntak yang jeli melihat pergerakan lawan sukses memotong aliran bola dan menggiringnya hingga ke depan gawang. Dengan sedikit kontrol, Riko mengecoh kiper dan mencetak gol keempat.

    Dua gol terakhir Persija dicetak kembali oleh Bruno Matos pada menit 89 dan 93. Sementara satu-satunya gol Shan disumbangkan oleh pemain depan Zin Min Tun pada menit 81. Persija unggul 6-1 atas Shan United.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.