Cerita Real Madrid Mencari Pengganti Cristiano Ronaldo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Frankfurt, Luka Jovic. (sky sports)

    Pemain Frankfurt, Luka Jovic. (sky sports)

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid gembos pada musim 2018/2019. Tim berjulukan Los Blancos itu gagal total di tiga kompetisi utama, yakni La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey.

    Di La Liga, Madrid hanya mampu bertengger di posisi ketiga klasemen akhir dengan 68 poin. Mereka tertinggal 19 angka dari rival abadi, Barcelona, yang jadi juara La Liga musim ini.

    Sedangkan di Copa del Rey, Los Merengues hanya bisa melaju sampai semifinal. Lagi-lagi Barcelona jadi biang kegagalan mereka di Piala Raja tersebut. Sedangkan di Liga Champions, Madrid disingkirkan Ajax Amsterdam di babak 16 besar.

    Manajer Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan bahwa timnya diberondong berbagai masalah pelik musim ini. Dari mental pemain, gonta-ganti manajer, sampai peta kekuatan La Liga yang berubah.

    "Namun, kurangnya jumlah gol jadi sorotan tajam klub. Kami akan cari solusi untuk mendongkrak jumlah gol pada musim mendatang," kata pelatih berusia 46 tahun itu.

    Keran gol Real Madrid memang tersendat seusai kepergian Cristiano Ronaldo. Pemain berjulukan CR7 itu memilih pergi ke Juventus. Semusim tanpa Ronaldo, Madrid hanya bisa bikin 63 gol di La Liga.

    Padahal pada musim sebelumnya ketika Ronaldo masih berlari di Santiago Bernabeu, Madrid bikin 94 gol di La Liga. Bahkan pada musim 2016/2017 ketika jadi juara La Liga, Madrid bisa bikin 106 gol.

    Ronaldo memang mesin gol Madrid sejak bergabung pada 2009. Tercatat pemain berusia 34 tahun itu sudah mencetak 340 gol di semua kompetisi selama berseragam Madrid.

    Mantan presiden Madrid, Vicente Boluda, mendesak klub untuk mencari pengganti Ronaldo pada musim panas tahun lalu. Sayangnya, peringatan Boluda tak digubris.

    Ketika itu Madrid beralasan masih punya penyerang lain yang bisa cetak gol, seperti Karim Benzema dan Gareth Bale. Namun prediksi Madrid salah. El Real masih kesulitan bikin gol, maka wajar jika pria berusia 63 tahun itu menyindir keras Madrid pada bursa transfer Januari lalu.

    "Ronaldo telah pergi, tak ada lagi mesin gol di klub ini. Hasilnya pun sudah sesuai, Madrid tak kebagian apa-apa. Akan lebih mengejutkan jika Madrid tak lakukan apa pun saat ini," kata Boluda.

    Fan pun mendesak Madrid untuk mencari pengganti Ronaldo pada bursa transfer musim panas nanti. Terlebih tak ada stok penyerang Madrid yang layak untuk menjadi pengganti Ronaldo.

    Mariano Diaz—pemain yang dibeli Madrid dari Olympique Lyon pada musim panas 2018 seharga hampir setengah triliun rupiah—gagal jadi pengganti Ronaldo, meski dia sudah memakai nomor punggung 7. Pemain berusia 25 tahun itu hanya sanggup bikin empat gol.

    Marco Asensio—pemain lain yang digadang-gadang jadi pengganti Ronaldo—pun terbilang gagal. Pemain berusia 23 tahun itu hanya sanggup bikin enam gol di semua kompetisi musim 2018/2019. Hanya Benzema yang tampil mencolok musim ini dengan 30 gol di semua kompetisi.

    Sejumlah media Spanyol menulis Madrid hampir pasti sepakat mendatangkan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt. Pemain berusia 21 tahun itu tampil tajam bersama Die Adler dengan mencetak 27 gol dalam 48 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

    Sepuluh gol Jovic di Liga Europa sukses mengantarkan Eintracht melaju hingga babak semifinal sebelum kalah adu penalti dengan Chelsea. Sementara itu, 17 gol di Bundesliga membuat nama Jovic berada di peringkat ketiga pencetak gol terbanyak musim ini.

    Kabarnya Madrid siap membayar 60 juta euro atau hampir Rp 1 triliun untuk tanda tangan Jovic. Madrid belum memberikan komentar resmi, tapi media Spanyol memperkirakan Jovic bakal diperkenalkan di Santiago Bernabeu, pekan depan.

    Legenda hidup Eintracht Frankfurt, Jan Age Fjortoft, mengatakan bahwa Jovic sangat layak bermain untuk Madrid. Menurut dia, Madrid dan La Liga bisa jadi tempat yang pas untuk mengembangkan talenta pemain jebolan akademi Red Star Belgrade itu.

    "Dia masih muda, berbakat, dan punya kekuatan fisik lebih. Berada di tim sekuat Madrid maka peluang Jovic untuk bikin gol semakin banyak. Dia bisa jadi semakin matang di Spanyol," kata Fjortoft.

    Mantan rekan setim di Eintracht, Alexander Meier, pun memberikan dukungan kepada Jovic untuk menatap karier yang lebih tinggi. Menurut Meier, Jovic memang calon bintang terang di dunia sepak bola. 

    "Tak ada yang mengira kehebatan Jovic saat dia pertama tiba di Frankfurt 2017. Tapi saat latihan baru ketahuan bakatnya. Penyelesaian akhirnya sungguh luar biasa, tendangan kaki kanan, kiri, dan sundulan sama bagusnya," kata Meier.

    Mantan Manajer Eintracht, Felix Magath, memprediksi kaki dan kepala Jovic bakal semakin tajam berseragam Madrid. Maklum saja, Jovic nantinya bakal mendapat servis umpan dari pemain-pemain yang kualitasnya lebih baik dibanding di Eintracht.

    "Tak ada keraguan lagi, dia akan semakin mematikan di depan gawang lawan Madrid," kata Magath.

    Untuk berita Ronaldo lainnya terus simak di laman Bola Tempo.co.

    GOAL | MARCA | INDRA W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.