Gagal Tembus Liga Champions, AC Milan Akan Depak Gatusso

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso saat menyaksikan anak asuhnya melawan Sampdoria dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, Italia, 30 Maret 2019. REUTERS

    Ekspresi pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso saat menyaksikan anak asuhnya melawan Sampdoria dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, Italia, 30 Maret 2019. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - AC Milan dikabarkan akan memecat Gennaro Gattuso dari jabatan manajer. Media Sky Sport menyebutkan bahwa Gattuso telah berbicara dengan CEO AC Milan, Ivan Gazidis soal pemecatan tersebut.

    Laporan tersebut menyatakan bahwa Gattuso bertemu Gazidis pada Senin 27 Mei 2019 waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut Gazidis dikabarkan mengutarakan ketidakpuasannya terhadap performa AC Milan musim ini.

    AC Milan mengakhiri musim ini dengan hanya berada di posisi kelima klasemen Liga Italia. Artinya, Rossoneri akan absen dari Liga Champions untuk keenam kalinya secara beruntun.

    Kegagalan membawa AC Milan menembus zona Liga Champions itulah yang membuat Gattuso akhirnya disingkirkan. Para petinggi AC Milan menilai mereka telah berinvestasi cukup banyak untuk membangun skuad yang kuat.

    Gattuso menangani AC Milan sejak November 2017. Kontrak pria asal Italia itu sebenarnya akan habis pada 2021, namun para petinggi AC Milan merasa sudah memberikan kesempatan yang cukup untuknya membuktikan diri.

    Selain Gattuso, Direktur Olahraga Leonardo juga disebut akan menjadi korban buruknya performa klub asal kota mode Italia tersebut. Meskipun demikian, tak disebutkan kapan AC Milan akan mengumumkan pemecatan Genarro Gattuso dan siapa calon penggantinya.

    SKY SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.