Bursa Transfer: Real Madrid Siap Lepas 13 Pemain

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. REUTERS/Susana Vera

    Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid dikabarkan akan melepas lebih dari selusin pemain untuk menambah anggaran belanja mereka juga menghindari sanksi UEFA terkait Financial Fair Play.

    Real Madrid, yang musim lalu hanya menempati peringkat ketiga, kini tengah berbenah. Pelatih Zinedine Zidane berusaha memperkuat timnya dengan beberapa pemain baru yang berkualitas di bursa transfer musim panas. Para pemain yang sudah didatangkan ialah Eder Militao, Luka Jovic, dan Eden Hazard.

    Keputusan untuk mendatangkan tiga pemain tersebut membuat Los Blancos menghabiskan dana lebih dari 210 juta euro atau sekitar Rp 3,3 triliun seperti dilansir dari laman portal berita Caught Offside.

    Dengan pengeluaran sebesar itu, Madrid jelas membutuhkan siraman dana baru agar mereka tidak mengalami defisit. Salah satu keputusan yang akan dilakukan, menurut laman berita itu, adalah melepas 13 pemainnya.

    Tiga belas pemain yang berkemungkinan untuk dijual adalah Keylor Navas, Jesus Vallejo, Theo Hernandez, Sergio Reguilon, Marcos Llorente, Lucas Silva, Mateo Kovacic, Dani Ceballos, James Rodriguez, Mariano Diaz, Borja Mayoral, Raul de Tomas, dan Gareth Bale.

    Penjualn besar-besar seperti itu memang merupakan langkah yang sangat berisiko bagi Los Blancos. Namun, hanya itulah satu-satunya jalan keluar yang bisa mereka lakukan untuk mendatangkan dana dalam jumlah besar agar mampu menutup pengeluaran di musim panas 2019. Apalagi mereka belum berencana untuk berhenti belanja pemain.

    Jika tidak menyeimbangkan neraca keuangannya, sanksi UEFA karena melanggar Financial Fair Play sudah siap menanti Real Madrid.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.