PSIM Yogyakarta Berkandang di Mandala Krida, Fans Jangan Gelut

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X (tengah) melihat fasilitas usai peresmian Stadion Mandala Krida Baru di Yogyakarta, Kamis, 10 Januari 2019. Setelah peresmian, stadion ini segera digunakan untuk Kejuaraan Atletik Bank BPD DIY. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X (tengah) melihat fasilitas usai peresmian Stadion Mandala Krida Baru di Yogyakarta, Kamis, 10 Januari 2019. Setelah peresmian, stadion ini segera digunakan untuk Kejuaraan Atletik Bank BPD DIY. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta akan menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai kandangnya selama mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019.

    Ketua Dewan Pembina PSIM, Haryadi Suyuti, mengatakan telah menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X sehingga PSIM dapat berkandang di stadion milik Pemerintah DIY itu.

    "Kami sudah bertemu Ngarso Dalem (panggilan Sultan HB X), dan sudah dipercaya bisa memakai stadion Mandala Krida, tapi suporter nggak boleh gelut (berkelahi) lagi," ujar Haryadi saat meluncurkan skuad PSIM Liga 2 2019 di Balai Kota Yogyakarta Selasa malam, 18 Juni 2019.

    Haryadi meminta suporter militan PSIM, dari kelompok Brajamusti maupun Mataram Independent (Maident), bisa menjadi bagian yang membanggakan dan menjaga nama Yogyakarta.

    Suporter PSIM diminta kian dewasa dan tak gampang terpancing provokasi ketika memberi dukungan tim kesayangannya yang kini serius mengejar target lolos Liga 1 di akhir musim.

    "Mari bersama menjaga keamanan dan merawat Stadion Mandala Krida yang kini sudah bagus dan rampung direnovasi, kami yakin suporter PSIM suporter yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan prestasi tim," ujarnya.

    Stadion Mandala Krida sendiri telah menjadi stadion ketiga termegah berkelas internasional di Yogya, pasca rampung direhabilitasi sejak tahun 2012-2018 lalu yang menelan dana Rp 174,4 miliar.

    Area tribun penonton di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono (Yogyakarta)

    Stadion di tengah kota itu memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 25 ribu orang juga dileongkapi rumput berstandar internasional.

    Tak hanya itu, di stadion ini juga terdapat sirkuit atletik berstandar internasional meliputi kualitas lintasan, ukuran lintasan, dan kelengkapan lain misalnya area lontar martil dan kelengkapan atletik lain seperti lompat tinggi dan lompat jauh.

    Untuk jajaran ofisial dan skuad PSIM yang mengarungi musin kompetisi 2019 ini, Haryadi menitipkan tiga pesan.

    "Kami harap ada peningkatan prestasi, manajemen kian solid, dan menjaga kepercayaan suporter yang mendukung luar biasa," ujarnya.

    Haryadi sendiri optimistis musim 2019 PSIM bisa lebih kompetitif dan mewujudkan target juara Liga 2 dan promosi ke Liga 1. "Saya akan berusaha mendukung PSIM dengan datang ke stadion di setiap pertandingan," kata dia.

    Di Liga 2 2019, PSIM Yogyakarta tergabung di Grup Timur. Mereka akan menjalani laga pertama dengan tandang melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan pada 22 Juni 2019.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.