Jadwal Liga 1: Tiga Laga Tunda Pekan Keempat Digelar Rabu

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paulo Sergio, Bali United (Baliutd.com)

    Paulo Sergio, Bali United (Baliutd.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi Shopee Liga 1 2019 telah memasuki pekan kelima, namun secara hitungan baru dipertandingkan sebanyak empat pertandingan setiap tim karena pekan keempat sempat ditunda karena berbenturan dengan jadwal Timnas Indonesia yang melakoni laga uji coba internasional.

    Bali United untuk sementara menjadi pemuncak klasemen setelah berhasil menaklukkan PSIS Semarang dengan skor tipis 1-0. Hasil ini membuat Fadil Sausu dkk memperoleh 12 poin dari empat laga alias sapu bersih semua kemenangan.

    Sementara pesaing Serdadu Tridatu di posisi kedua yakni Madura United gagal mempertahankan puncak klasemen setelah hanya puas bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Persib Bandung. Hasil tersebut membuat anak asuh Dejan Antonic tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen sementara.

    Pekan ini nampaknya Bali United berpeluang memperlebar jarak karena akan bertanding di pekan tunda keempat Shopee Liga 1 2019 yang akan berlangsung pada Rabu (26 Juni 2019) melawan Kalteng Putra. Sementara Laskar Sape Kerrab baru akan bertanding melakoni pekan tunda tersebut pada akhir Bulan Juli.

    Pada Rabu juga akan berlangsung dua laga lain, Badak Lampung FC vs PSIS Semarang dan Bhayangkara FC vs Persela Lamongan. Sisa laga pekan keempat lainnya akan dipertandingkan sesuai jadwal yang telah dirilis oleh PT. Liga Indonesia Baru (LIB), pada 27-28 Agustus 2019.

    Berikut jadwal pertandingan pekan keempat tunda Shopee Liga 1 2019 pada Rabu, 26 Juni 2019:
    Badak Lampung FC vs PSIS Semarang (15.30 WIB)
    Kalteng Putra vs Bali United (15.30 WIB)
    Bhayangkara FC vs Persela Lamongan (18.30 WIB).

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.