Juventus Vs Tottenham 2-3, Ini Rapor Matthijs de Ligt dalam Debut

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Matthijs de Ligt. (instagram/@mdeligt_)

    Matthijs de Ligt. (instagram/@mdeligt_)

    TEMPO.CO, Jakarta - Matthijs de Ligt telah melakoni debut bersama Juventus dalam laga International Champions Cup (ICC) 2019 kontra Tottenham Hotspur di Singapura, Ahad, 21 Juli 2019. Ia masuk sebagai pemain pengganti saat timnya dikalahkan lawan 2-3.

    Matthijs de Ligt menjadi primadona bursa transfer 2019. Bek Ajax berusia 19 tahun itu akhirnya berhasil dibeli Juventus.

    Matthijs de Ligt langsung melakoni debutnya bersama Juventus selang dua hari setelah diperkenalkan secara resmi. Ia masuk pada menit ke-63 laga melawan Tottenham, menggantikan bek Juventus lainnya, Leonardo Bonucci.

    Saat dia masuk, Juventus dalam posisi unggul 2-1 atas Tottenham Hotspur. De Ligt pun dan bek lainnya bertugas untuk menjaga keunggulan ini.

    Akan tetapi, baru dua menit Matthijs de Ligt bermain, Juventus sudah langsung kebobolan. Winger Tottenham Hotspur, Lucas Moura, sukses merobek jala gawang Si Nyonya Tua, dan membuat skor jadi imbang 2-2.

    Kalau dilihat dari tayangan ulang gol, Matthijs de Ligt harusnya bisa melakukan upaya lebih baik untuk menjaga pertahanan timnya. Ia memiliki peluang untuk memotong umpan gelandang Tottenham Hotspur, Tanguy Ndombele.

    Namu, De Ligt saat itu hanya berdiri tanpa upaya memotong bola. Alhasil, umpan Ndombele berhasil dimanfaatkan Lucas Moura untuk menjadi gol.

    Debut Matthijs de Ligt akhirnya gagal berbuah kemenangan. Pada masa injury time, penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, sukses mencetak gol penentu kemenangan dan membuat Juventus menyerah 3-2.

    Matthijs de Ligt berpeluang untuk menunjukkan performa apiknya saat Juventus melawan Inter Milan dalam lanjutan ICC 2019, Rabu, 24 Juli 2019.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.