Berikut 30 Pemain Timnas U-19 yang Dipanggil Fakhri Husaini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Indonesia U-18 Fakhri Husaini (kedua kanan) memberikan arahan kepada pemainnya saat melakukan latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam, Jumat, 16 Agustus 2019. ANTARA/Yusran Uccang

    Pelatih Timnas Indonesia U-18 Fakhri Husaini (kedua kanan) memberikan arahan kepada pemainnya saat melakukan latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam, Jumat, 16 Agustus 2019. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih kepala tim nasional Indonesia U-19 atau Timnas U-19, Fakhri Husaini memanggil 30 pemain untuk mengikuti seleksi dan pemusatan latihan (TC-Training Center) yang akan berlangsung dari tanggal 25 September hingga 1 Oktober 2019 di Stadion Pajajaran, Bogor.

    Dari nama-nama yang dipanggil oleh Fakhri, 23 nama merupakan wajah lama saat memperkuat tim di ajang piala AFF U-18 Vietnam dan dua kali uji coba melawan Iran beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, ada tujuh pemain baru. Dua di antaranya pernah masuk di Timnas Indonesia U-16, yaitu Andre Oktaviansyah dan Fadillah Nur Rahman.

    “Tujuh orang baru dalam tim nanti untuk pemusatan latihan dan seleksi. Andre dan Fadillah saya panggil kembali. Saya ingin melihat lagi kemampuan mereka," kata Fakhri seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Selasa, 24 September 2019.

    "Termasuk Andre yang baru sembuh dari cedera. Fadillah saya plot untuk memperkuat lini belakang dan mencari pelapis yang sudah ada," kata Fakhri menambakan. "Lima lainnya saya memantau mereka dari beberapa PPLP, termasuk kebutuhan satu kiper lagi untuk melapisi Ernando, Rizky dan Adisatryo.”

    Fakhri juga menjelaskan bahwa dalam pemusatan latihan nanti akan ada promosi dan degradasi. “Ini supaya para pemain saling berkompetisi dan bersaing untuk mendapatkan tempat di tim. Jadi tidak menutup kemungkinan mereka yang sudah ada sebelumnya, aman. Mereka harus mengerahkan dan menunjukkan semua kemampuan. Karena saya mempersiapkan tim untuk bisa lolos ke final Piala AFC U-19 yang kualifikasinya akan berlangsung di Indonesia,” tuturnya.

    Timnas U19 dipersiapkan untuk menghadapi pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-19 2020, yang akan berlangsung di Jakarta, tanggal 2-10 November 2019.

    Daftar nama 30 pemain Timnas U-19 TC Bogor

    Kiper:
    1. Ernando Ari Sutaryadi – Persebaya Surabaya
    2. Muhammad Risky Sudirman – Persija Jakarta
    3. Muhammad Adisatryo – PPLP Jakarta

    Belakang:
    4. Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan
    5. Muhammad Salman Alfarid – Diklat Ragunan
    6. Bayu Mohamad Fiqri – ASIFA
    7. Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi – Barito Putera
    8. Mochammad Yudha Febrian – Barito Putera
    9. Rizky Ridho Ramadhani – Persebaya Surabaya
    10. Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313
    11. Muhammad Fadhil Adhitya Akshah – PPLP Jakarta
    12. Alfeandra Dewangga – PPLP Jawa Tengah

    Tengah:
    13. Brylian Negiehta Dwiki Aldama – Persebaya Surabaya
    14. Theo Fillo Da Costa Numberi – Persipura Jayapura
    15. David Maulana – Barito Putera
    16. Beckham Putra Nugraha – Persib Bandung
    17. Khairul Imam Zakiri – Leganes Academy
    18. Rendy Juliansyah
    19. Braif Fatari – Persija Jakarta
    20. Mochammad Supriadi – Persebaya Surabaya

    Depan:
    21. Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri – Barito Putera
    22. Saddam Emiruddin Gaffar - PPLP Jawa Tengah
    23. Sutan Diego Armandoondriano Zico – Persija Jakarta

    Pemanggilan Baru:
    24. Andre Oktaviansyah – Tengah – Tira Persikabo
    25. Fadilah Nur Rahman – Belakang – Diklat Ragunan
    26. Serdy Hepyfano – Depan – PPLP Maluku Utara
    27. Jarson Armandi – Tengah – PPLP Papua
    28. Taufik Alif Hidayat – Belakang – PPLP Sumatra Barat
    29. Ikhwan Ali Tanamal – Tengah – PPLP Bogor
    30. Fatur Alamsyah – Kiper – Badak Lampung

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?