Kena Sanksi, Ousmane Dembele Absen di Laga El Clasico

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Ousmane Dembele, melakukan selebrasi setelah menjebol gawang PSV Eindhoven saat bertanding dalam penyisihan Grup B Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, 18 September 2018. (AP Photo/Manu Fernandez)

    Pemain Barcelona, Ousmane Dembele, melakukan selebrasi setelah menjebol gawang PSV Eindhoven saat bertanding dalam penyisihan Grup B Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, 18 September 2018. (AP Photo/Manu Fernandez)

    TEMPO.CO, Jakarta - Federasi sepak bola Spanyol atau RFEF memberi sanksi kepada penyerang Barcelona, Ousmane Dembele. Pemain asal Prancis ini terkena larangan bermain sebanyak dua laga karena terbukti telah menghina wasit.

    Ia dipastikan tak akan bisa tampil saat Barcelona menjamu Real Madrid pada 26 Oktober 2019. Dembele juga tidak bisa bermain saat Barcelona bertandang ke markas Eibar pada 19 Oktober nanti.

    Sebelumnya, Dembele menerima kartu merah saat Barcelona mengalahkan Sevilla 4-0 di La Liga, Minggu kemarin. Ia disebut mengeluarkan kata-kata tak pantas kepada wasit Antonio Mateu Lahoz.

    Selain Dembele, pemain Barcelona lainnya, Ronald Araujo hanya mendapat hukuman larangan bermain satu pertandingan. Begitu juga dengan Gerard Pique yang dipastikan absen di laga kontra Eibar akibat menerima akumulasi kartu kuning. Meski demikian, Pique bisa bermain di laga 'El Clasico' atau saat melawan Real Madrid.

    Usai mengalahkan Sevilla, Barcelona kembali bersaing bersama Real Madrid posisi papan atas klasemen Liga Spanyol. Saat ini Barca berada di peringkat kedua dengan mengemas 16 poin. Sementara Real Madrid berada di puncak klasemen dengan 18 poin.

    BARCA BLAUGRANES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.