Kualifikasi Piala Dunia 2022: Simon McMenemy Akui Alami Tekanan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy (kanan) memberikan instruksi kepada pemainnya saat melawan Timnas Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 5 September 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy (kanan) memberikan instruksi kepada pemainnya saat melawan Timnas Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 5 September 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, mengakui bila ada tekanan saat menangani skuad Garuda. Pelatih asal Skotlandia ini menyebut tekanan sudah datang sejak federasi sepak bola Indonesia menawarkan kontrak.

    “Tidak mudah mewakili lebih dari 250 juta penduduk Indonesia. Jadi setelah tanda tangan kontrak, pasti ada tekanan,” kata Simon, sehari jelang laga melawan Vietnam, Senin, 14 Oktober 2019.

    Mantan pelatih Bhayangkara FC ini menyatakan tidak ada tekanan saat Indonesia kalah di tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. McMenemy sadar betul selalu tidak mudah menangani Timnas Indonesia. Sebab harapan publik amat tinggi.

    “Kalau menang mereka bilang saya pelatih bagus. Seandainya tidak, penilaian sebaliknya. Jika pekerjaan ini mudah, Indonesia sudah juara Piala AFF sejak dahulu,” kata McMenemy.

    Menghadapi Vietnam, ia yakin para pemain masih menaruh kepercayaan kepadanya. McMenemy menilai laga nanti tidak akan berjalan mudah. “Saya percaya kepada tim dan tim percaya kepada saya. Pertandingan besok menjadi pembuktian bagi kami meski memang tidak akan mudah,” tutur dia.

    Timnas Indonesia berada di dasar klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan nol poin. Sementara para pesaing lainnya sudah mengemas poin, yakni Uni Emirat Arab (6 poin), Thailand (4), Vietnam (4), dan Malaysia (3)

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.