Pelatih Semen Padang FC Anggap Lawan Persija Pertandingan Biasa

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida. (liga-indonesia.id)

    Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Bekasi - Semen Padang FC tak terbebani menjelang pertandingan melawan tuan rumah Persija Jakarta dalam laga tunda pekan ke-10 Liga 1 di Stadion Patriiot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu, 16 Oktober 2019. Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menganggap laga melawan Persija tak ada yang istimewa.

    "Besok adalah laga yang sulit melawan tim besar, namun dengan latihan yang maksimal berharap kami bisa buat Persija kesulitan," kata Eduardo dalam jumpa pers sebelum laga, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Meski lawan yang dihadapi Persija, kata Eduardo, tak ada persiapan khusus untuk laga besok. Bagi dia, menghadapi juara bertahan Liga 1 sama seperti persiapan laga-laga sebelumnya. "Ini pertandingan biasa tidak ada persiapan khusus," ucap Eduardo.

    Ia mengaku telah menganalisa permainan Persija, namun ketika masih dipegang oleh Julio Banuelos. Namun, strategi itu dipakai atau tidak, kata dia, skuad Persija tak ada perubahan meskipun terjadi pergantian pelatih. "Menurut saya, Persija tak jauh beda dengan sebelumnya," ujar dia.

    Eduardo mengakui Semen Padang sekarang dalam kondisi tidak baik, berada di dasar klasemen sementara dengan poin 19. Untuk membangkitkan motivasi pemain, ia menekankan setiap latihan anak asuhnya selalu menikmati dan menciptakan suasana cair. "Fokus kami adalah memenangkan pertandingan per pertandingan," ujar dia.

    Gelandang Semen Padang FC, Flavio Back Junior, mengatakan, melawan Persija bakal sulit karena calon lawan memiliki nama besar di kancah sepak bola Indonesia. "Tapi, kami yakin bisa memberikan terbaik buat Semen Padang supaya bertahan di Liga 1," ujarnya.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.