Persebaya: Posisi Bejo Sugiantoro Sementara Diisi Uston Nawawi

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wolfgang Pikal bersama Bejo Sugiantoro usai laga Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya dengan Bali United yang berakhir 1-1 kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya

    Wolfgang Pikal bersama Bejo Sugiantoro usai laga Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya dengan Bali United yang berakhir 1-1 kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya

    TEMPO.CO, Surabaya - Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, dipastikan tak bisa mendampingi timnya dalam beberapa laga ke depan lantaran mengikuti kursus lisensi kepelatihan A AFC. Posisi Bejo sementara diisi pelatih Persebaya U-20, Uston Nawawi.

    "Saya agak berat kalau melatih tim sendiri. Uston Nawawi akan gabung dengan kami selama dua inggu," kata pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal, setelah memimpin latihan anak asuhannya di Lapangan Polda Jatim, Senin sore, 21 Oktober 2019.

    Bejo mengikuti kursus lisensi kepelatihan A AFC modul 2 di Yogyakarta dari 21 Oktober- 2 November 2019. Akibatnya, legenda Persebaya ini  tak bisa mendampingi timnya dalam tiga laga ke depan, termasuk lawan Persela Rabu besok, 23 Oktober.

    Uston Nawawi bukanlah sosok asing bagi tim berjulukan Green Force ini. Kemampuannya juga tidak bisa diragukan lagi. Legenda hidup Persebaya itu baru saja berhasil membawa Persebaya U-20 menjuarai Elite Pro Academy U-20 Liga 1 2019.

    Ditemui seusai mendampingi Pikal melatih, Uston mengaku senang bisa diberi kesempatan mengisi sementara posisi Bejo Sugiantoro. "Ini kesempatan saya belajar melatih tim senior. Beda dengan melatih tim junior. Senior lebih kompleks," katanya.

    Menurut dia, sejauh ini tidak ada kendala karena sebagian besar pemain Persebaya sudah ia kenal. Baru sehari mendampingi Pikal, Uston mengaku banyak dapat pelajaran. Salah satunya adalah mempersiapkan tim lebih detail menjelang pertandingan.

    Dia pun tak ambil pusing apakah dirinya bisa turun di bangku cadangan atau tidak. "Saya di bench atau tidak, tidak masalah. Yang terpenting Persebaya menang," ujar pelatih yang pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia 2004 bersama Bejo Sugiantoro itu.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.