Rodrygo, Bintang Muda Real Madrid yang Dijuluki 'Neymar Baru'

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain baru Real madrid, Rodrygo Goes mencium jersey berlambang Real Madrid saat diperkenalkan di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa, 18 Juni 2019.  Pemain Ini kerap dijuluki Titisan Neymar.  REUTERS

    Pemain baru Real madrid, Rodrygo Goes mencium jersey berlambang Real Madrid saat diperkenalkan di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa, 18 Juni 2019. Pemain Ini kerap dijuluki Titisan Neymar. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang baru telah lahir di Real Madrid. Penyerang muda asal Brasil, Rodrygo Silva de Goes, mencetak 4 gol dalam 3 laga terakhir. Media pun menyebutnya sebagai "Neymar baru".

    Rodrygo masih muda, baru 18 tahun. Ia didatangkan Real Madrid dari Santos pada 15 Juni 2019, dengan menyandang label "pemain muda berbakat".

    Pada musim pertamanya ia ditempatkan Madrid di tim B, yang berlaga di divisi 3 (Segunda B). Tapi, kesempatan untuknya tak banyak: hanya bermain dua kali dan mencetak satu gol.

    Musim ini, Zinedine Zidane mengajaknya masuk tim utama. Sejauh ini ia sudah tampil enam kali, termasuk dua kali di Liga Champions. Rapornya tak buruk: ia sudah mencetak lima gol dan memberi satu assist.

    Tiga dari lima golnya ia cetak ke gawang Galatasaray yang dikalahkan Real Madrid 6-0 dalam pertandingan Liga Champions pekan keempat di Santiago Bernabeu, dinihari tadi, Kamis 7 November 2019. Satu assist pun ia torehkan di laga ini.

    Melihat performanya di laga itu, pujian pun mengalir. Media Spanyol, Marca, misalnya, mengulas tampilan pemain muda ini dengan membandingkannya dengan Eden Hazard.

    "Satu tiba di Real Madrid sebagai Galacticos, yang lain tiba sebagai pemain muda potensial. Sang superstar belum menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya, sementara sang pemain muda mampu tampil menonjol di tim dan merebut hati para penggemar: dengan mencetak gol dan memberikan assist secara konsisten."

    Rodrygo menjadi pemain termuda Real Madrid kedua yang mencetak hat-trick di Liga Champions di belakang legenda Real, Raul.

    Kini, ia dilabeli “Neymar baru” tak hanya karena kecemerlangannya yang dianggap menyerupai Nerymar di masa remaja, tapi juga karena jejak kariernya yang mirip. Keduanya sama-sama pindah dari klub Santos di Liga Brasil ke Spanyol. Neymar saat itu pindah ke Barcelona dan kini jadi andalan klubLiga Prancis, Paris Saint Germain

    Sebelum meninggalkan Amerika Selatan, tak banyak hal yang diketahui tetang sosok pemain yang punya tinggi badan sama dengan Neymar ini, yaitu 1,73 meter, sebelum ia pindah ke Real Madrid pada musim panas 2019 ini.

    Kini, namanya sudah mulai bergema. Media-media terkemuka Eropa, silih berganti mengulas sosoknya.

    Rodrygo sendiri merasa apa yang dialaminya saat melawan Galatasaray tak ubahnya mimpi. “Mendengarkan penonton di Bernabeu menyanyikan nama saya adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan,” kata dia.

    Dalam laga itu, ia mencetak gol pertamanya dinihari tadi dengan tendangan kaki kiri setelah menerima umpan dari rekan senegara sekaligus seniornya, Marcelo, pada menit keempat. Tiga menit kemudian, pemain yang akrab dipanggil Rodrygo ini kembali menerima umpan silang dari Barcelona untuk menjebol gawang lawan melalui tandukannya.

    Ia menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol dalam tujuh menit pertama di Liga Champions. "Saya bahagia, tapi saya harus tenang dan rileks," kata dia.

    Ia merasa seperti memasuki jalur bebas hambatan di tim utama Madrid. "Semuanya berjalan lebih cepat dari yang saya harapkan. Tapi saya harus tetap tenang dan terus bekerja hari demi hari," kata Rodrygo.

    Rodrygo merasa klop bekerja sama dengan Karim Benzema di lini depan Madrid."Karim membuat semuanya lebih mudah," kata dia."Dia adalah pemain luar biasa dan saya sangat senang bisa bermain di sisinya."

    Pelatih Real Madrid memuji Rodrygo. “Ia cerdas, belajar sangat cepat, dan ingin selalu belajar dan berkembang,” kata Zinedine Zidane.

    MARCA | SKY SPORTS | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.