Hasil Liga Champions: Ditahan Shakhtar 1-1, Manchester City Lolos

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City Ilkay Guendogan (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Riyad Mahrez. Reuters

    Gelandang Manchester City Ilkay Guendogan (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Riyad Mahrez. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City lolos ke babak 16 besar Liga Champions meski hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Shakhtar Donetsk, Rabu dinihri WIB, 26 November 2019. Mereka melaju untuk ketujuh kalinya secara beruntun.

    Bermain tanpa Sergio Aguero, pasukan Pep Guardiola tampil kurang greget. Mereka unggul pada menit ke-11 menit lewat gol Ilkay Gundogan, yang memanfaatkan umpan cerdas Gabriel Jesus.

    City kemudian harus puas dengan hasil seri karena kebobolan oleh Manor Solomon pada menit ke-80. Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan enam kemenangan kandang yang diraih City di laga sebelumnya.

    Meski imbang, Man City tetap lolos. Mereka beruntun karena Dinamo Zagreb dikalahkan Atalanta 2-0 dalam laga lainnya.

    Kini The Citizens memuncaki klasemen Grup C dengan mengemas nilai 11 dari 5 laga. Mereka sudah dipastikan menjadi juara grup. Shaktar (6), Dinamo (5), dan Atalanta (4) masih sama-sama berpeluang lolos mendampingi The Citizens.

    Susunan pemain:

    Manchester City (4-3-3): Ederson, Joao Cancelo, Nicolas Otamendi, Fernandinho, Angelino, Kevin de Bruyne (David Silva 70'), Rodri (Phil Foden 76'), Ilkay Guendogan, Bernardo Silva, Gabriel Jesus, Raheem Sterling

    Shakhtar Donetsk (4-2-3-1): Andriy Pyatov, Dodo, Sergey Krivtsov, Mykola Matviyenko, Ismaily, Taras Stepanenko, Alan Patrick, Tete, Viktor Kovalenko (Marcos Bahia 81'), Yevheniy Konoplyanka (Manor Solomon 65'), Junior Moraes (Danylo Sikan 90').

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.