El Clasico Terancam Tertunda Lagi? Ini Kata Presiden Barcelona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wajah kecewa pemain Real Madrid, Sergio Ramos saat para pemain Barcelona merayakan kemenangan mereka di akhir laga lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Ahad dinihari, 3 Maret 2019. REUTERS

    Wajah kecewa pemain Real Madrid, Sergio Ramos saat para pemain Barcelona merayakan kemenangan mereka di akhir laga lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Ahad dinihari, 3 Maret 2019. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu memastikan laga El Clasico melawan Real Madrid pada pekan depan tidak akan ditunda lagi. Ia menanggapi rumor soal problem keamanan yang kembali muncul dan bisa mengganggu pertandingan tersebut.

    Para pengunjuk rasa dari gerakan separatis Catalan, Democratic Tsunami, menyerukan protes "besar-besaran" di luar Camp Nou, tempat Barcelona akan bermain melawan Real Madrid di La Liga pada 18 Desember.

    Pertandingan paling bergengsi Spanyol itu pada awalnya dijadwalkan pada 26 Oktober, tetapi harus ditunda setelah adanya gelombang demonstrasi pro-kemerdekaan di kota Barcelona.

    "Saya bisa mengatakan bahwa Clasico akan dimainkan, itu tidak akan ditunda lagi," kata Bartomeu pada acara pers menjelang Natal di Barcelona sebagaimana dilansir dari AFP.

    "Ini adalah tanggung jawab semua orang untuk memastikan itu berjalan. Kami tahu bahwa kami hidup dalam periode yang rumit di Catalonia, tetapi semua itu bisa kompatibel dengan olahraga."

    "Stadion kami adalah tempat untuk kebebasan berekspresi, selalu begitu, dan itulah sebabnya kami ingin mengirimkan pesan normal dan ketenangan."

    "Klub sedang mempersiapkan Clasico dengan sepenuhnya dan kami memberitahu fans kami untuk datang bersama keluarga dan teman-teman mereka."

    "Bersama-sama kita harus memberikan Clasico yang merupakan perayaan olahraga. Kami menginginkan kedamaian dan ketenangan."

    Sebelumnya, sejumlah pimpinan pengunjuk rasa mendesak para pemrotes untuk berkumpul di empat titik di sekitar Camp Nou mulai pukul 16:00 (1500 GMT), empat jam sebelum "kick-off".

    "Dalam situasi yang luar biasa, kita harus bertindak dengan cara yang luar biasa," kata pernyataan dari kelompok itu belum lama ini.

    Unjuk rasa itu adalah yang terbaru dari serangkaian demonstrasi yang dimulai sejak dua bulan lalu ketika pengadilan tinggi Spanyol memenjarakan sembilan pemimpin separatis Catalan atas peran mereka dalam upaya kemerdekaan yang gagal di tahun 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.