Shin Tae-yong Bakal Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Profilnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shin Tae-yong. REUTERS

    Shin Tae-yong. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - PSSI akan memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru pada akhir pekan ini. Pelatih asal Korea Selatan ini akan menggantikan posisi Simon McMenemy yang dipecat pada November lalu.

    "Shin sudah kita undang untuk finalisasi kontrak. Setelah itu, dia akan kami perkenalkan pada hari Sabtu (28 Desember 2019) mendatang. Mudah-mudahan semua prosesnya bisa berjalan dengan lancar," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Kamis, 26 Desember 2019.

    PSSI berencana mengumumkan pelatih baru Timnas Indonesia ini di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Pelatih berusia 49 tahun ini dipilih oleh Komite Eksekutif PSSI dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari Departemen Teknik PSSI serta sejumlah pelatih.

    Iwan Bule mengungkapkan, PSSI ingin membangun tim nasional yang solid dan berprestasi. Untuk itu, kata dia, tentu saja tidak dilakukan secara instan namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun tim pelatih.

    Sebelumnya, Shin Tae-yong menjadi kandidat bersama dengan pelatih asal Spanyol, Luis Milla. Pada pertengahan November lalu, Shin telah memaparkan program-programnya sebagai pelatih tim nasional. Seperti halnya Milla, pemaparan itu dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia.

    Shin Tae-yong. REUTERS

    Shin-yang semula dikaitkan akan menangani tim Super Liga Cina-terpilih karena menjanjikan gelar juara untuk Indonesia. Tentu dalam hal ini adalah Piala AFF tahun depan.

    Siapakah Shin Tae-yong?

    Shin mengawali karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di klubnya pada masa-masa terakhir menjadi pemain, yaitu Brisbane Roar, pada 2015 di Liga Australia. Dia kemudian membawa Songnam FC memenangi Liga Champions Asia 2010.

    Tim nasional U-23 Korea Selatan adalah ladang pekerjaan dia berikutnya. Dalam Piala Asia U-23, dia berhasil membawa anak asuhannya melaju ke final. Namun, di partai puncak, mereka harus menyerah kepada Jepang dengan skor akhir 3-2.

    Berlaga di partai final membuat mereka memiliki kesempatan bermain di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Hasilnya tidaklah buruk.

    Pasukan Gingseng ini menjadi jaura grup, mengalahkan tim kuat, Jerman dan Meksiko. Mereka pun melaju ke babak perempat final. Namun langkah mereka terhenti setelah kalah oleh Honduras dengan skor tipis 1-0.

    Pada 2017, Shin ditunjuk menggantikan pelatih asal Jerman, Uli Stielike. Bekas pemain PIala Dunia 1982 ini membawa Korea Selatan babak belur di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.

    Shin, yang kala itu dianggap sebagai asisten Stielike, dianggap sebagai orang yang paling memahami kondisi tim. Dengan hanya menyisakan dua laga, ia bekerja keras untuk meloloskan tim asuhannya.

    Meski hanya meraih hasil imbang di dua laga tersebut, ia mampu membawa Korea Selatan lolos ke Piala Dunia 2018. Namun, di putaran final di Rusia, mereka bergabung dengan tim kuat, Jerman, Swedia, Meksiko.

    Banyak yang menyangsikan Korea Selatan akan melaju jauh dalam turnamen itu. Hasilnya, pasukan Shin pulang lebih cepat. Meski begitu, mereka membuat sejarag dengan mengalahkan Jerman dua gol tanpa balas.

    Profil
    Nama: Shin Tae-yong
    Lahir: Yeongdeok, Korea Selatan, 11 Oktober 1970

    Karier
    Asisten Manajer:
    2005-2008: Brisbane Roar
    2008-2010: Seongnam Ilhwa Chunma
    2014-2017: Korea Selatan

    Pelatih
    2010-2012: Seongnam Ilhwa Chunma
    2016-2017: Korea Selatan U-23
    2017: Korea Selatan U-20
    2017-2018: Korea Selatan

    PSSI | ANTARA | IRFAN B.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.