PSIS Semarang Kontrak Bek Timnas U-19 Alfeandra Dewangga

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alfeandra Dewangga menjadi pilihan utama Pelatih Timnas U-18 Indonesia Fakhri Husaini di Piala AFF U-18 2019 di Vietnam.

    Alfeandra Dewangga menjadi pilihan utama Pelatih Timnas U-18 Indonesia Fakhri Husaini di Piala AFF U-18 2019 di Vietnam.

    TEMPO.CO, Semarang - PSIS Semarang merekrut bek timTimnas U-19, Alfeandra Dewangga Santosa. Pemain ini didatangkan menyusul talenta-talenta muda yang sebelumnya telah resmi bergabung klub berjuluk Mahesa Jenar Tersebut. 
     
    Pemain yang bernomor punggung 19 di Timnas itu dikontrak PSIS selama dua tahun. "Dewa kami kontrak dua musim," kata Ketua Eksekutif PSIS Semarang Yoyok Sukawi, Rabu, 15 Januari 2020.
     
    PSIS merupakan klub yang tidak asing bagi Dewa. Pasalnya, pemain yang kini berumur 19 tahun tersebut merupakan kelahiran Kota Semarang.
     
    Kedekatan dengan kampung halaman tersebut disinyalir menjadi alasan Dewa menerima pinangan PSIS. Sebelumnya, selain PSIS banyak klub Liga 1 yang berminat mendapat tanda tangan Dewa.
     
    Di Timnas Dewa bermain untuk bek kiri dan posisi lain di garis pertahanan. Namun, di awal menekuni sepak bola, Dewa sempat mencicipi posisi sebagai penyerang. 
     
    Sebelum memperkenalkan Dewa, PSIS telah mengumumkan sejumlah talenta muda yang promosi ke tim senior. Mereka adalah Eka Febri Yogi Setiawan di posisi gelandang, Aqsha Saniskira Prawira di posisi bek, Damas Damar Jati di posisi gelandang, Riski Fajar di posisi sayap, dan Yoga Adiatama di posisi bek.
     
    Kelima pemain muda tersebut tahun lalu mengantar PSIS menempati posisi ketiga Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019. Kemudian tiga pemain PSIS U-18 yang membawa PSIS menjadi runner up EPA Liga 1 U-18 2019 yaitu Pratama Arhan Alief Rifai, Yofandani Damai Pranata, dan Adithya Jorry Guruh Setiawan.
     
    JAMAL A. NASHR
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?