Liga Inggris: Chelsea Vs Arsenal 2-2, Simak 6 Fakta Menarik

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chelsea. Reuters

    Chelsea. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaChelsea dan Arsenal bermain 2-2 saat bertemu dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-24 di Stamford Bridge, Kamis dinihari WIB, 22 Januari 2020.

    Chelsea unggul lebih dahulu lewat penalti Jorginho pada menit ke-28. Penalti diberikan setelah David Luiz mendapat kartu merah.

    Arsenal kemudian membalas pada menit ke-63 lewat gol Gabriel Martinelli. Chelsea sempat kembali unggul berkat gol Cesar Azpilicueta (84), tapi kembali dibalas The Gunners lewat gol Hector Bellerin (87).

    Berikut sejumlah fakta terkait dengan laga ini:

    - Gabriel Martinelli, 18 tahun, menjadi pemain remaja pertama yang mampu mencetak 10 gol atau lebih buat Arsenal di semua kompetisi setelah Nicolas Anelka pada 191998-99. Ia kini sudah mencetak 11 gol, termasuk 3 di Liga Inggris, 3 di liga Europa, dan 4 di Piala Liga.

    - Jorginho masuk jajaran pemain Chelsea yang langka, mampu mencetak gol di kandang dan tandang saat melawan Arsenal dalam musim yang sama. Ia mengikuti jejak Juan Mata pada 2012-13.

    - David Luiz menjadi pemain yang langka. Ia menjadi pemain Arsenal yang pernah berlaga di Chelsea dan mendapat kartu merah saat melawan mantan klubnya itu. Ia mengikuti jejak Vinnie Jones pada Desember 1995.

    - Arsenal gagal menang dalam delapan laga terakhir melawan Chelsea (seri 2, kalah 6). Kemenangan terakhir mereka terjadi pada Oktober 2011 dengan skor 5-3.

    - Dengan hasil ini, Chelsea tetap di urutan keempat dengan nilai 40. Arsenal juga tak beranjak dari posisi ke-10 dengan nilai 30.

    - Dalam laga berikutnya, 1 Februari, Chelsea akan melawan Leicester. Sedangkan Arsenal menghadapi Burnley sehari setelahnya.

    OPTA | PREMIER LEAGUE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.