Bursa Transfer Liga 1: Persija Jakarta Datangkan Osvaldo Haay

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta, Osvaldo Haay. (persija.id)

    Pemain Persija Jakarta, Osvaldo Haay. (persija.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta resmi mengumumkan Osvaldo Haay sebagai rekrutan terbarunya. Pengumuman kedatangan mantan pemain Persebaya Surabay itu dilakukan Senin, 10 Februari 2020, di Kantor Persija, Kuningan Jakarta.

    Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengatakan Osvaldo Haay mendapatkan durasi kontrak selama satu musim. Ia menjadi pemain ketujuh yang direkrut Macan Kemayoran. Sebelumnya Persija telah mendaratkan Otavio Dutra, Alfath Faathier, Rafly Mursalim, Evan Dimas, Marc Klok, dan Marco Motta.

    “Osvaldo merupakan bakat terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan usia yang masih 22 tahun, saya yakin dia akan dapat lebih berkembang di Indonesia," kata Ferry.

    Ferry menambahkan salah satu alasan Persija merekrutnya lantaran memiliki rekam bagus di musim lalu. Kiprah Osvaldo sepanjang 2019 memang cukup gemilang, baik bersama Persebaya maupun Timnas Indonesia.

    Dari 20 kali penampilannya bersama Persebaya musim lalu, ia mencatatkan enam gol dan total 16 gol buat Bajul Ijo dari 41 laga selama dua musim.

    Selain menjadi top skor SEA Games 2019, ia juga ikut andil mengantar Garuda Muda lolos ke final meski dikalahkan Vietnam 0-3 di final.

    “Perekrutan ini investasi yang bagus untuk Persija sekaligus mempertegas ambisi kami menjadi juara," ujar Ferry Paulus mengakhiri.

    Hadirnya Osvaldo menambah pilihan pelatih Sergio Farias di lini depan. Saat ini, di lini tersebut, Persija Jakarta telah ada Marko Simic, Riko Simanjuntak, Feby Eka, Heri Susanto, Novri Setiawan, Taufik Hidayat hingga Rafly Mursalim.

    PERSIJA | LIGA INDONESIA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.