Ofisial VAR Akui Luput Hukum Lo Celso Saat Chelsea vs Tottenham

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris, menepis tendangan penyerang Chelsea Tammy Abraham dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 22 Februari 2020. Action Images via Reuters/Paul Childs

    Kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris, menepis tendangan penyerang Chelsea Tammy Abraham dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 22 Februari 2020. Action Images via Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Ofisial asisten wasit video (VAR) Liga Inggris merilis pernyataan yang mengakui luput mengambil langkah tegas menghukum gelandang Tottenham Hotspur Giovani Lo Celso dalam laga pekan ke-27 melawan Chelsea di Stamford Bridge, London, Sabtu, 22 Februari 2020.

    Saat pertandingan memasuki menit ke-52, Lo Celso terlihat menginjak tulang kering kaki kanan kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta. Namun tidak ada hukuman apa pun baik kartu kuning maupun kartu merah.

    Lo Celso kemudian menerima kartu kuning atas pelanggaran lain yang dilakukannya kepada Mason Mount pada menit ke-82.

    Selepas pertandingan berakhir, Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) selaku ofisial VAR mengakui kesalahan itu terjadi akibat human error dari petugas yang memantau VAR di laga tersebut, demikian dilansir dari Sky Sports.

    David Cote merupakan petugas VAR yang memantau pertandingan itu di Stockley Park.

    Dalam laga itu, Chelsea menang 2-1 atas tamunya berkat gol Olivier Giroud dan Marcos Alonso. Meski timnya menang, Manajer Chelsea, Frank Lampard tetap melontarkan kritik atas luputnya hukuman terhadap tindakan Lo Celso tersebut.

    "Semua orang tahu itu sebuah kesalahan," kata Lampard selepas laga dilansir laman resmi Chelsea.

    "Kami juga punya monitor di depan bangku cadangan dan bisa melihat tayangan ulang insiden, dan sejujurnya saya menunggu ada kartu merah dikeluarkan wasit sebab itu pelanggaran yang membahayakan," ujar Frank Lampard menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.