Harry Kane Blak-blakan Ungkap Kemungkinan Tinggalkan Tottenham

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho dan Harry Kane. Reuters

    Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho dan Harry Kane. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaHarry Kane menyatakan ia mungkin saja meninggalkan Tottenham Hotspur jika tidak ada perkembangan positif di klub London itu. Ia mengaku ingin memenangkan trofi sesegera mungkin.

    Kane telah mencetak 181 gol untuk Tottenham di semua kompetisi atau rata-rata 30 gol semusim sejak ia menembus tim utama pada 2014, tetapi pada periode yang sama tak satu pun trofi bisa dimenangi The Lilywhites.

    Oleh karena itu, kendati masih terikat kontrak di Tottenham hingga 2024, Kane mengaku ia mungkin saja pergi jika klub tersebut tak kunjung meraih kesuksesan.

    "Saya akan selalu mencintai Spurs. Tapi saya selalu bilang jika kami tak kunjung maju atau melangkah ke arah yang tepat sebagai sebuah tim, saya tidak akan bertahan begitu saja," kata Kane dalam sesi tanya jawab dengan pandit Sky Sports Jamie Redknapp melalui media sosial Instagram, Minggu malam.

    "Saya punya ambisi, untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik. Saya ingin menjadi pemain hebat dan itu tentunya bergantung pada bagaimana kami sebagai sebuah tim."

    "Jadi, tak ada kepastian 'saya akan bertahan selamanya' tapi bukan berarti itu tidak mungkin," ujarnya menambahkan.

    Kane dua kali hampir meraih trofi ketika Tottenham mencapai final Piala Liga Inggris 2015 dan Liga Champions musim lalu, tetapi Chelsea dan Liverpool jadi pengubur mimpinya.

    "Selama beberapa tahun terakhir orang bilang kami bisa memenangi trofi sebab tim ini punya skuad bagus, tapi karena satu dan lain hal itu tidak terjadi," katanya.

    "Tentu itu sulit bagi seorang pemain, sebab saya ingin menjadi pemenang dalam segala hal. Ketika kami sudah dekat tapi tidak meraihnya, sulit diterima dan perlahan (persoalan) bertumpuk. Tentu saya ingin memenangi trofi, lebih cepat lebih baik," kata dia.

    Mimpi Kane memenangi trofi sudah pasti tidak akan terjadi musim ini, sebab Tottenham Hotspur sudah tersingkir di semua kompetisi piala yang diikuti dan tertahan di urutan kedelapan klasemen sementara Liga Inggris, terpaut tujuh poin dari zona Liga Champions.

    Kane saat ini tengah menjalani masa pemulihan dari cedera hamstring yang membuatnya naik ke meja operasi dan diharapkan kembali April nanti, tetapi pandemi COVID-19 membuat Liga Inggris ditangguhkan setidaknya hingga 30 April.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.