Turnamen Daring, Persib Bandung Dikalahkan Tim dari India

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter atau bobotoh Persib Bandung. Antara

    Suporter atau bobotoh Persib Bandung. Antara

    TEMPO.CO, JakartaPersib Bandung kalah oleh tim India, Kerala Blasters, dalam turnamen internasional daring yang pemenangnya ditentukan oleh banyaknya pemberian suara (polling). Turnamen ini diinisiasi akun Twitter San Bass Media, Rabu.

    Persib Bandung kalah dengan hasil tipis 49 persen berbanding 51 persen dalam polling yang dilakukan dalam jangka waktu dua hari tersebut. Hasilnya, Maung Bandung gagal melaju perempat final turnamen online itu.

    Meski bukan kompetisi resmi, namun respons kegiatan ini banyak menyita suporter masing-masing klub. Hal ini dikarenakan karena tidak ada agenda olahraga yang berjalan dan membuat akun San Bass Media mengadakan polling untuk turnamen iseng tersebut.

    Adapun klub-klub yang dipilih merupakan tim dari seluruh benua yang memiliki basis suporter yang besar. Awalnya, San Bass Media ingin melakukan penelitian ihwal suporter yang aktif di media sosial yang diarahkan dalam sebuah turnamen polling.

    Persib dan Persija merupakan dua klub yang mewakili Indonesia. Tim Macan Kemayoran kalah oleh tim asal Brasil Flamengo di babak awal. Sementara Persib sebelumnya mengalahkan Chivas (Meksiko) dan Vasco Da Gamma (Brasil).

    Dukungan bagi Persib bukan hanya berasal dari bobotoh, bahkan akun Twitter PSSI, Teddy Tjahyono (direktur PT Persib Bandung Bermartabat), hingga aku kepolisian pengamanan suasana malam Bandung, Tim Prabu, juga turut serta.

    Meski mendapat sejumlah dukungan, Persib gagal mengalahkan tim dari negara yang total penduduknya menempati urutan kedua terbanyak di seluruh dunia itu.

    Meski sekadar hanya iseng, polling ini diramaikan oleh komentar suporter banyak tim. Bahkan ada yang saling berbalas kicauan atau Twitwar berisi gambar-gambar anekdot.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.