La Liga: Valencia Pecat Albert Celades dari Posisi Pelatih

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Valencia, Albert Celades, diapit dua stafnya (foxsports.com)

    Pelatih Valencia, Albert Celades, diapit dua stafnya (foxsports.com)

    TEMPO.CO, JakartaValencia pada Selasa dinihari WIB mengumumkan pemecatan Albert Celades dari kursi pelatih kepala setelah tim itu menelan kekalahan beruntun di dua laga terakhirnya.

    "Pihak klub berterima kasih atas pekerjaan dan dedikasinya selama menangani tim ini, di mana ia membawa tim lolos ke babak gugur Liga Champions dan menang di beberapa laga tandang penting," demikian tulis laman resmi Valencia.

    "Klub juga menghargai kontribusinya sejak ia mengambil alih posisi di tengah masa-masa sulit dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa mendatang," tulis pernyataan yang sama.

    Pemecatan Celades menandai pergantian pelatih kepala kedua bagi Valencia sepanjang musim 2019/20 setelah sebelumnya mereka juga memecat Julen Lopetegui pada September silam.

    Setelah Liga Spanyol dilanjutkan usai tertangguhkan karena pandemi COVID-19, Valencia memang tidak banyak meraih hasil positif dengan hanya memetik satu kemenangan dan tiga kali kalah dalam lima pertandingan.

    Dalam dua pertandingan terakhir bersama Celades, Valencia menelan kekalahan tandang beruntun di markas Eibar dan Villarreal, membuat tim itu tertahan di urutan kedelapan klasemen dengan koleksi 46 poin dan tertinggal delapan poin dari zona Liga Champions.

    Valencia mengumumkan Voro Gonzalez bakal menjadi pelatih kepala interim hingga akhir musim La Liga yang tinggal menyisakan enam pertandingan.

    Ini akan menjadi kali keenam Voro menjadi pelatih interim Valencia yang berkali-kali jadi pilihan utama dalam keadaan terdesak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.