Kenapa Barcelona Mau Barter Arthur Melo dengan Miralem Pjanic?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sevilla Ever Banega berebut bola dengan pemain Barcelona Arthur saat bertanding dalam La Liga Spanyol di Ramon Sanchez Pizjuan, di Sevilla, Spanyol, 19 Juni 2020. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    Pemain Sevilla Ever Banega berebut bola dengan pemain Barcelona Arthur saat bertanding dalam La Liga Spanyol di Ramon Sanchez Pizjuan, di Sevilla, Spanyol, 19 Juni 2020. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    TEMPO.CO, JakartaBarcelona dan Juventus telah memastikan barter antara Arthur Melo dengan Miralem Pjanic pada bursa transfer mendatang. Keputusan barter tersebut cukup janggal karena Arthur sebelumnya digadang-gadang sebagai pemain masa depan mereka.

    Dari sisi usia, Arthur dan Pjanic terlampau cukup jauh. Arthur masih berusia 23 tahun dan diprediksi masih memiliki masa depan yang panjang sementara Pjanic saat ini sudah berusia 30 tahun dan karirnya kemungkinan hanya akan tersisa beberapa tahun lagi.

    Soal performa, Arthur juga tak diragukan. Sejak didatangkan dari Gremio dua tahun lalu, pesepakbola asal Brasil itu menjadi salah satu pilihan utama di lini tengah Barcelona.

    Kemampuannya bermain di banyak posisi di lini tengah membuat dia dianggap sebagai salah satu aset paling berharga Barcelona. Apalagi Barcelona disebut ingin meremajakan lini tengahnya yang banyak diisi pemain tua seperti Sergio Busquet, Ivan Rakitic dan Arturo Vidal.

    Lantas apa yang membuat Barcelona kemudian mau membarter Arthur dengan Pjanic? Media Spanyol Sport menyebut ada faktor finansial di balik tukar pemain itu.

    Menurut mereka, Barcelona harus menjual Arthur untuk menyeimbangkan neraca dalam pembukuan mereka. Penjualan Arthur dan pembelian Pjanic akan membuat Barcelona membukukan laba bersih sebesar 52 juta euro pada musim ini, itu tidak termasuk 10 juta euro bonus yang kemungkinan akan dibagikan kepada para pemain dan staf mereka di akhir musim.

    Dana sebesar itu, menurut Sport, akan menjadi modal berharga bagi Barcelona untuk bertempur di bursa transfer mendatang. Mereka masih berharap menambah pemasukan dari penjualan gelandang Philippe Coutinho dan sejumlah pemain lainnya.

    Dana besar dibutuhkan La Blaugrana untuk mendatangkan incaran mereka, Lautaro Martinez. Barcelona rupanya masih belum memendam hasrat untuk mendatangkan penyerang asal Argentina tersebut dari Inter Milan.

    Untuk mendatangkan Lautaro Martinez, mereka disebut membutuhkan dana lebih dari 100 juta euro.

    Selain itu, jika tak menjual si pemain, Barcelona disebut harus mengeluarkan dana sebesar 20 juta euro untuk melunasi pembayaran pembelian Arthur ke Gremio. Dari nilai 30 juta euro yang disepakati kedua belah pihak, Barcelona kabarnya baru membayar uang muka sebesar 10 juta euro pada 2018 lalu.

    Namun, soal neraca pembayaran gaji, Barcelona sebenarnya lebih terbebani dengan kedatangan Miralem Pjanic. Gelandang asal Bosnia itu akan mendapatkan bayaran sebesar 6 juta euro per tahunnya sementara Arthur Melo hanya mendapatkan bayaran 5 juta euro per tahun.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.