Barcelona Vs Villarreal Minggu: Messi Mau Main Bola atau Hendak Berpolitik?

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona Lionel Messi, menjadi pemain dengan penghasilan tertinggi tahun 2020 versi Forbes. Bintang Argentina memiliki kekayaan sebesar 98 juta poundsterling atau atau setara Rp1,8 triliun, yang didapatkannya dari gaji sebesar 72 juta poundsterling ditambah pendapatan sponsor 26 juta pound. REUTERS/Rafael Marchante/Pool

    Penyerang Barcelona Lionel Messi, menjadi pemain dengan penghasilan tertinggi tahun 2020 versi Forbes. Bintang Argentina memiliki kekayaan sebesar 98 juta poundsterling atau atau setara Rp1,8 triliun, yang didapatkannya dari gaji sebesar 72 juta poundsterling ditambah pendapatan sponsor 26 juta pound. REUTERS/Rafael Marchante/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona sedang mengalami salah satu masa kekisruhan  terburuk dalam sejarahnya di tingkat tim dan direksi. Lionel Messi terus melontarkan kritik kepada presiden klub, Josep Maria Bartomeu. Padahal, Barcelona sudah harus bertanding pada Minggu atau Senin dinihari, 28 September 2020, pada awal La Liga dengan menjamu Villarreal di Camp Nou.

    Padahal, Lionel Messi masih dipercayai sebagai kapten oleh pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman. Dengan Koeman, mantan bintang Belanda, Ajax, dan Barcelona ini, Messi dikabarkan juga masih belum terlalu akrab. Pada awal kedatangan Koeman, isu yang santer dan berkembang serta sampai saat ini belum pernah adalah ucapannya kepada Messi: “Keistimewaan anda di klub ini sudah berakhir.”

    Baru sekitar satu bulan lalu, Lionel Messi mengirimkan sebuah burofax –layanan pesan yang disediakan Kantor Pos Spanyol- yang berisi permintaannya untuk pindah dari Barcelona. Meski kemudian, setelah terjadi drama ala opera sabtun sekitar 15 hari, ia akan mengatakan akan bertahan, sang bintang dari Argentina berusia 33 tahun ini tidak menunjukkan gelagat untuk mau berdamai dengan  Bartomeu.

    Di sisi lain, Barcelona menolak melepas Lionel Messi, tapi bisa dibilang dengan mudah melepas Luis Suarez, yang akhirnya berlabuh di Atletico Madrid, setelah mengalami kegagalan dalam proses perpindahannya ke Juventus.

    Dalam ucapan perpisahannya kepada Luis Suarez melalui jejaring sosial Instagram, Lionel Messi antara lain mengatakan bahwa Suarez tak pantas ditendang Barcelona setelah pemain penyerang dari Uruguay itu sudah memberikan jasa yang bantak buat Blaugrana. Tapi, tindakan direksi Barcelona setelah kepada Luis Suarez yang seperti pepatah habis manis sepah dibuang, bagi Lionel Messi sudah tidak mengejutkan lagi. “Tidak ada lagi yang mengejutkan saya,” tulis Messi di Instagram.

    Kritik Lionel Messi kepada kepemimpinan Josep Maria Bartomeu sebagai presiden klub itu menguatkan 20.687 tanda tangan petisi yang meminta Bartomeu dipecat, tanpa perlu menunggu pemilihan presiden FC Barcelona pada Maret 2021. Bartomeu menjadi presiden Blaugrana sejak 2014 dan berarti sudah dua kali menjalani masa kepemimpinan lima tahun sehingga tak bisa mencalonkan lagi.

    Jose Maria Bartomeu dulu merekrut perusahaan luar yang bergerak di bidang media sosial, i3Ventures, yang dikabarkan untuk mendiskreditkan para pemainnya sendiri seperti Lionel Messi dan Gerrard Piqye serta figur-figur lain yang berseberangan dengan Bartomeu. Emili Rosaud kemudian mengundurkan diri sebagai wakil presiden klub dan menuntut penyelidikan atas dugaan skandal yang dilakukan Bartomeu dan kawan-kawan dengan perusahaan itu.

    Baca Juga: Dani Alves dan Neymar Ikut Serang Bartomeu

    MARCA ENGLISH | AS | SPORT.ES

    .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.