Bima Sakti Nilai Pemain Timnas U-16 Sudah Bisa Menerapkan Taktik Pertandingan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih timnas U-16 Bima Sakti mengatakan pemahaman taktik pemain-pemainnya semakin baik selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Cikarang yang dimulai sejak 20 September lalu.

    "Pemahaman taktik yang kami berikan selama ini, sudah bisa mereka terapkan baik dalam latihan maupun dalam pertandingan," kata Bima dalam laman PSSI di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2020.

    Bima Sakti melihat pemain-pemainnya bisa menerapkan taktik dengan baik dalam laga-laga internal yang digelar selama TC itu.

    Baca juga: Timnas U-16 Indonesia Akan Latihan di Luar Negeri pada Oktober - November

    Timnas U-16 sengaja tidak menghadapi tim lain, tidak seperti saat Juli dan Agustus karena kasus COVID-19 yang terus meninggi.

    "Kami tidak ada uji coba lokal, mengingat situasi pandemi yang makin meningkat saat ini. Untuk itu, tim hanya melakukan uji coba internal dengan sesama pemain dalam tim ini," kata Bima.

    Selain soal taktik, pelatih timnas Indonesia di Piala AFF 2018 itu juga mengapresiasi fisik dan hubungan antarpemain yang terjalin bagus.

    "Sejauh ini mereka juga tetap memiliki motivasi tinggi untuk terus berlatih mengasah ilmu sepak bolanya," tutur dia.

    Timnas U-16 menjalani TC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, dari 20 September sampai 4 Oktober 2020. TC untuk persiapan menuju Piala Asia U-16 ini diikuti 30 pemain.

    Baca juga: Piala Asia Diundur, Timnas U-16 Tetap Rutin Latihan Tiap Bulan

    Piala Asia U-16 akan berlangsung awal 2021 di Bahrain setelah ditunda dari semula 25 November-12 Desember 2020 akibat pandemi COVID-19. Indonesia masuk Grup D bersama Arab Saudi, Cina dan juara bertahan, Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alur Vaksinasi Covid-19

    Kementerian Kesehatan menetapkan alur vaksinasi Covid-19. Mulai dari pengadaan dan produksi, hingga pelaporan dan integrasi.