Berita Atletico Madrid: Penyerang Joao Felix Dinyatakan Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Atletico Madrid Joao Felix. REUTERS/Sergio Perez

    Pemain Atletico Madrid Joao Felix. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Atletico Madrid Joao Felix dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Kabar ini menimbulkan kecemasan bagi tim menjelang pertandingan Liga Champions melawan Chelsea akhir bulan ini.

    Felix akan menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari mendatang, seperti diumumkan laman resmi Atletico.

    Pemain internasional Portugal itu terlihat dalam kondisi fisik yang bagus, saat bermain selama 60 menit kemenangan atas Cadiz 4-2 dalam lanjutan Liga Spanyol pada hari Minggu lalu. Namun, dari hasil pemeriksaan kesehatan rutin klub, dia diketahui terinfeksi virus corona.

    Pemain 21 tahun itu dinyatakan positif Covid-19 empat hari setelah dua rekan setimnya, Yannick Carrasco dan Mario Hermoso dikonfirmasi terinfeksi virus serupa. Situasi itu menimbulkan kesulitan bagi pelatih Diego Simeone dalam memilih pemain.

    Baca juga: Penyesalan Koeman: Lebih Baik Luis Suarez ke Juventus, Daripada Atletico Madrid

    Atletico Madrid tidak akan dapat memainkan Felix untuk pertandingan-pertandingan Liga Spanyol mendatang melawan Celta Vigo dan Granada. Namun ia berpeluang menyelesaikan isolasinya saat tim melawat ke markas Levante pada 16 Februari.

    Ia hanya akan diizinkan bermain jika hasil tesnya negatif. Selain itu terdapat risiko ia menderita dampak kelelahan dari Covid-19, yang dalam beberapa kasus telah mengganggu kinerja para pemain.

    Atletico Madrid, pemuncak klasemen Liga Spanyol itu akan kembali bermain melawan Levante pada 20 Februari 2021 dalam lanjutan Liga Inggris, tiga hari sebelum mereka menyambut Chelsea di Stadion Wanda Metropolitano untuk memainkan leg pertama 16 besar Liga Champions.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.