Paul Scholes Ungkap Masalah Bruno Fernandes di Manchester United

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester United Bruno Fernandes, berusaha mencetak gol ke gawang Sheffield United dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 28 Januari 2021. Pool via REUTERS/Laurence Griffiths

    Gelandang Manchester United Bruno Fernandes, berusaha mencetak gol ke gawang Sheffield United dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 28 Januari 2021. Pool via REUTERS/Laurence Griffiths

    TEMPO.CO, Jakarta - Legenda Manchester United, Paul Scholes, menjadi orang ketiga yang mengidentifikasi kelemahan terbesar Bruno Fernandes di tim Setan Merah yang cenderung menghilang di pertandingan-pertandingan penting. Sebelumnya, Roy Keane dan Jamie O'Hara telah menyampaikan hal serupa.

    Roy Keane mengklaim pemain Portugal itu tidak bisa dibandingkan dengan Eric Cantona karena dia tidak mempunyai kepemimpinan seperti pemain Prancis itu.

    Mantan gelandang Wolves dan Fulham, Jamie O'Hara mendukung pendapat Keane setelah United bermain imbang 0-0 melawan Liverpool. Dalam pertandingan itu, Bruno Fernandes tidak banyak bicara.

    Baca Juga: Penyakit Manchester United Saat Hadapi Tim 6 Besar: Tak Pernah Menang, Seret Gol

    Scholes baru-baru ini juga berbicara hal yang sama ketika dia mengulas pertandingan Chelsea vs Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge pada hari Minggu yang berakhir imbang tanpa gol.

    "Banyak masalah yang saya lihat, dua bek tengah dan kiper, ya, tidak begitu banyak untuk kiper hari ini," kata Paul Scholes kepada Premier League Productions.

    "Tapi bek tengah perlu dilindungi, yang berarti Anda harus memiliki dua pemain gelandang bertahan tepat di samping mereka sepanjang waktu dan itu menghilangkan segalanya dari kemampuan menyerang."

    "Mereka tidak naik ke atas lapangan, mereka tidak bisa menjaga bola di sepertiga terakhir lapangan karena mereka tidak bisa mempertahankan serangan karena mereka terlalu dalam."

    "Ini adalah hal yang berulang dan sekarang terus berlanjut. Jika mereka ingin naik ke level berikutnya, mereka harus lebih berani, mereka harus lebih berani di tengah lapangan."

    "Biarkan pemain lini tengah bergabung dalam serangan dan setidaknya berkontribusi pada sisi menyerang dalam permainan."

    "Mereka harus mengubahnya, kualitasnya harus lebih baik. Para pemain besar harus maju. Sekali lagi, Fernandes, saya tidak ingat dia melakukan apapun. Saya tidak ingat dia menciptakan peluang, melakukan tembakan ke gawang."

    Hasil imbang yang didapat Manchester United di markas Chelsea itu membuat tim Setan Merah semakin tertinggal jauh dari pemuncak klasemen Liga Inggris, Manchester City, menjadi 12 poin. Bahkan, Leicester City yang berada di posisi ketiga terus menempel, kini hanya berselisih satu poin dari MU.

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.