Barcelona Vs Sevilla 3-0, Lopetegui: Wasit Merugikan Kami

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sevilla Lucas Ocampos melakukan eksekusi tendangan penalti yang berhasil ditepis kiper Barcelona's Marc-Andre ter Stegen dalam pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Barcelona, 4 Maret 2021. REUTERS/Albert Gea

    Pemain Sevilla Lucas Ocampos melakukan eksekusi tendangan penalti yang berhasil ditepis kiper Barcelona's Marc-Andre ter Stegen dalam pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Barcelona, 4 Maret 2021. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Julen Lopetegui mengeluhkan kepemimpinan wasit Juan Maria Sanchez Martinez pada laga Barcelona vs Sevilla yang berakhir 3-0 dinihari tadi. Menurut dia, banyak keputusan Martinez yang merugikan timnya.

    Pelatih Sevilla tersebut menyatakan bahwa kekalahan itu merupakan kejadian paling kejam dalam sepak bola. Dia menyoroti keputusan Martinez yang tak memberikan kartu merah kepada bek Barcelona, Oscar Mingueza, saat melanggar Lucas Ocampos di kotak penalti.

    Menurut dia, Mingueza layak mendapatkan kartu kuning karena Ocampos saat itu berpeluang berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen. Mantan pelatih Timnas Spanyol dan Real Madrid itu pun tak mau berkomentar lebih banyak karena khawatir akan mendapatkan sanksi.

    "Kita telah menyaksikan sisi terkejam dalam sepak bola di pertandingan malam ini," kata Lopetegui usai pertandingan. "Kami harus bermain dengan 10 orang dan seharusnya satu pemain mereka juga diusir keluar. Itu melalukan."

    "Saya kira keputusan terhadap Mingueza tidak tepat. Dia menghalau pemain kami yang memiliki peluang besar mencetak gol, tetapi wasit tak melihatnya seperti itu."

    "Banyak keputusan yang merugikan kami, pemain cedera, kebobolan dari tembakan pertama yang mengarah ke gawang kami. Kami memiliki kesempatan untuk lolos tetapi tidak dan kami sangat kecewa. Saya tak bisa berkata lebih banyak lagi. Jika anda berbicara lebih banyak, anda tahu apa yang akan terjadi."

    Baca: Barcelona Vs Sevilla 3-0, Ada Kontroversi 2 Penalti

    Pelanggaran Mingueza terhadap Ocampos itu memang menjadi salah satu drama kontroversial pada laga dinihari tadi. Martinez memberikan hadiah penalti kepada Sevilla akan tetapi tak memberikan kartu kuning kedua kepada Mingueza. Saat itu Barcelona baru unggul 1-0.

    Apes bagi Sevilla, eksekusi yang dilakukan Ocampos tak berbuah hasil. Tendangan pesepakbola asal Argetina itu terlalu lemah dan dapat dibaca dengan sempurna oleh Ter Stegen.

    Pada menit ke-92, Sevilla pun harus bermain dengan 10 orang setelah Fernando mendapatkan kartu kuning kedua atas pelanggaran terhadap Francisco Trincao.

    Gelandang Sevilla, Joan Jordan, menilai keputusan Martinez itu berat sebelah karena Mingueza tak mendapatkan kartu kuning kedua. Pada laga pertama, menurut dia, Lionel Messi juga lolos dari ganjaran kartu merah.

    "Saya menghormati wasit tetapi dia tak memberikan Mingueza kartu kuning kedua. Pada laga sebelumnya, Leo juga tak mendapatkan kartu kuning kedua, tetapi hari ini Fernando mendapatkannya," kata Jordan.

    Setelah kartu merah terhadap Fernando, Barcelona pun berhasil mencetak gol kedua. Sundulan Gerard Pique membuat skor menjadi 2-0 dan memaksa babak tambahan harus dimainkan untuk menentukan siapa yang layak melaju ke partai final.

    Penyerang Martin Braithwaite yang baru masuk pada akhir babak kedua membuat laga Barcelona vs Sevilla berakhir dengan skor 3-0. Menyambut umpan Jordi Alba, Braithwaite menyundul bola masuk ke gawang Sevilla yang dikawal Yassine Bounou. Barcelona pun lolos ke partai final Copa del Rey dengan kumulasi 3-2.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.