Pele akan Dipindahkan dari Perawatan Intensif Pekan Ini Usai Operasi Tumor

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Legenda sepak bola Brasil Pele saat berada di Paris, 2 April 2019. Foto diambil 2 April 2019. REUTERS/Christian Hartmann/File Photo

    Legenda sepak bola Brasil Pele saat berada di Paris, 2 April 2019. Foto diambil 2 April 2019. REUTERS/Christian Hartmann/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Legenda sepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento atau yang lebih dikenal dengan nama Pele, akan dipindahkan dari perawatan intensif dalam satu atau dua hari ke depan setelah menjalani operasi tumor.

    Pele, 80 tahun, dirawat di rumah sakit Alberto Einstein di Sao Paulo sejak awal bulan ini. Dia menjalani operasi pengangkatan tumor dari usus besarnya.

    "Dia baik-baik saja pasca-operasi, tidak kesakitan dan dalam suasana hati yang baik (kesal karena hanya bisa makan jello tetapi akan bertahan!). Dia akan dipindahkan ke kamar biasa dalam satu atau dua hari ke depan dan kemudian pulang ke rumah," tulis putrinya, Kely Nascimento di akun Instagram seperti dikutip Reuters.

    "Dia kuat dan keras kepala, mendapat dukungan dan perhatian dari tim brilian di Einstein dan semua cinta, energi, dan sinar yang dikirim dunia, dia akan melewati ini!"

    Pihak rumah sakit telah memberikan keterangan terkait dengan kondisi Pele. Mereka menyampaikan bahwa sang legenda sepak bola itu pulih dengan baik pada Jumat lalu.

    Pele sendiri juga telah mengabarkan soal kondisinya kepada para penggemarnya lewat media sosial pada Selasa lalu. Dia membagikan pesan di akun Instagram, kondisinya baik-baik saja setelah menjalani operasi.

    "Sabtu lalu, saya menjalani operasi untuk menghilangkan lesi yang mencurigakan di usus besar bagian kanan," tulisnya di akun media sosialnya, seperti dikutip Reuters. "Tumor itu diidentifikasi selama pemeriksaan yang saya sebutkan pekan lalu."

    "Untungnya, saya terbiasa merayakan kemenangan bersama Anda," tulis juara tiga kali Piala Dunia itu. "Saya menghadapi ini dengan tersenyum, banyak optimisme dan kebahagiaan karena dikelilingi cinta dari keluarga dan teman-teman saya."

    Pele menderita pinggul selama beberapa tahun terakhir dan tidak bisa berjalan tanpa bantuan. Penampilannya di depan umum sudah dikurangi sebelum pandem Covid-19. Sejak pandemi, dia tidak lagi keluar dari rumahnya yang di dekat Santos, jika bukan urusan penting.

    Pele merupakan satu-satunya pemain yang telah memenangkan tiga kali Piala Dunia pada 1958, 1962, dan 1970. Dia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil dengan 77 gol dalam 92 pertandingan.

    REUTERS, SKY SPORTS

    Baca Juga: Argentina Vs Bolivia 3-0, Lionel Messi Cetak Hattrick dan Lewati Rekor Pele


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...