Piala Asia Putri 2022, Timnas Indonesia Dalam Motivasi Tinggi Hadapi Australia

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pemain Timnas Putri Indonesia Zahra Muzdalifah (kedua kiri) menendang bola melewati penjaga gawang Akademi Persib Putri Gadhiza dalam pertandingan uji coba di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis 13 Januari 2022. Uji coba tersebut dalam rangka persiapan Timnas Putri Indonesia menghadapi Piala Asia Putri 2022 di India pada 20 Januari hingga 6 Februari 2022. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Pemain Timnas Putri Indonesia Zahra Muzdalifah (kedua kiri) menendang bola melewati penjaga gawang Akademi Persib Putri Gadhiza dalam pertandingan uji coba di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis 13 Januari 2022. Uji coba tersebut dalam rangka persiapan Timnas Putri Indonesia menghadapi Piala Asia Putri 2022 di India pada 20 Januari hingga 6 Februari 2022. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemain timnas putri Indonesia berada dalam motivasi tinggi menghadapi Australia di laga perdana Grup B Piala Asia Putri 2022 di Stadion Mumbai Football Arena, Mumbai, India. Laga perdana akan digelar pada Jumat, 21 Januari 2022.

    "Kami sangat-sangat excited bertemu Australia karena mereka membawa tim Olimpiade. Ini akan menjadi pengalaman bagus untuk kami, untuk tim Indonesia. Semoga kami bisa memberikan perlawanan yang baik," ujar kapten timnas putri Ade Mustikiana Oktafiani di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Menjelang laga tersebut, Ade menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya sudah mempersiapkan diri dengan baik dalam pemusatan latihan yang digelar di Jakarta. Selain itu, menurut bek berusia 22 tahun tersebut, modal lain yang dimiliki Indonesia untuk melawan Australia adalah motivasi tinggi.

    Skuad Garuda Pertiwi berhasrat tinggi untuk memberikan yang terbaik di Piala Asia Putri 2022. Musababnya, penampilan tahun ini adalah yang pertama dalam 33 tahun terakhir. PIala Asia 1989 adalah turnamen besar yang diikuti timnas putri terakhir kali. "Sudah 33 tahun kita tidak bermain di Piala Asia. Jadi kami sangat ingin lolos ke babak selanjutnya untuk membuka jalan ke Piala Dunia," tutur Ade.

    Penyerang timnas putri Indonesia Zahra Muzdalifah berpendapat senada. Menurut dia, seluruh anggota tim berada dalam motivasi tinggi dan tidak gentar dengan nama besar Australia. "Ngapain harus takut? Mereka juga makan apa yang kita makan. Bedanya mereka lebih berpengalaman dan sepak bola wanitanya lebih berkembang," kata pesepak bola berumur 20 tahun itu.

    Zahra menyebut skuad Australia bukanlah tanpa kelemahan. Ia yakin tim pelatih sudah memiliki strategi untuk memanfaatkan itu. Dia pun bertekad untuk mencetak setidak-tidaknya satu gol ke gawang Australia. "Itu target saya," ujar Zahra.

    Piala Asia Putri 2022 digelar di India pada 20 Januari-6 Februari 2022. Pada turnamen itu Indonesia bergabung di Grup B bersama Australia, Thailand dan Filipina. Timnas putri Australia menjadi salah satu yang terkuat di kawasan Asia mengingat para pemainnya memperkuat klub-klub ternama Eropa seperti Arsenal, Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea dan Olympique Lyonnais.

    Australia merupakan juara Piala Asia Putri 2010 dan skuad yang dibawa ke Piala Asia 2022 merupakan tim Olimpiade Tokyo 2020. Mereka berhasil mencapai semifinal. Setelah menghadapi Australia, timnas putri Indonesia akan melawan Thailand pada 24 Januari mendatang dan Filipina tiga hari berselang.

    Baca juga : Pemain Timnas Zahra Muzdalifah Siap Menyusul Shalika Aurelia Berkarier di Eropa


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?