Dua Pengusaha Swiss dan Amerika Siapkan Konsorsium Pembelian Chelsea

Chelsea. (reuters)

TEMPO.CO, Jakarta - Taipan bisnis asal Swiss Hansjoerg Wyss diperkirakan akan mengajukan tawaran untuk pembelian Chelsea pada akhir pekan ini. Menurut laporan surat kabar Telegraph, Kamis, 3 Maret 2022, ia sedang menyiapkan sebuah konsorsium bersama pengusaha asal Amerika, Todd Boehly.

Sebelumnya, pemilik Chelsea, Roman Abramovich mengumumkan bahwa ia akan menjual Chelsea. Penjualan itu terjadi setelah kepemilikannya selama 19 tahun atas klub yang bermarkas di Stamford Bridge, London.

Ia juga menjual The Blues di tengah seruan untuk penjatuhan sanksi terhadapnya menyusul invasi Rusia ke Ukraina. Keputusan itu menawarkan kesempatan langka untuk siapapun untuk mengakuisisi klub papan atas Liga Primer Inggris dan memicu spekulasi luas tentang siapa yang mungkin membelinya.

Menurut laporan Telegraph, Boehly dan Wyss juga masih bekerja dengan setidaknya satu mitra lain. Meskipun ada calon penawar lain, Boehly dan Wyss dikabarkan bahwa keduanya mungkin memiliki keuntungan keuangan yang lebih besar dengan kesepakatan yang dijamin.

Swiss medical device company Synthes Chairman of the board Hansjoerg Wyss speaks during the general shareholders meeting in Solothurn April 28, 2011. REUTERS/Ruben Sprich

Peran Roman Abramovich di Inggris saat ini tengah dalam sorotan, setelah Rusia menginvasi Ukraina. Pada Rabu lalu, miliarder ini mengumumkan bahwa dia telah mengambil keputusan yang sangat sulit untuk menjual klub dan menyumbangkan hasil bersihnya kepada para korban perang di Ukraina.

Adapun Hansjoerg Wyss, awal pekan ini, memang mengaku sedang mempertimbangkan untuk membeli Chelsea dari Abramovich. Wyss mengatakan keinginannya tersebut kepada surat kabar Swiss, Blick. "Abramovich saat ini sedang mencoba untuk menjual semua vilanya di Inggris."

"Dia juga ingin segera melepas Chelsea sekarang. Saya, bersama tiga orang lainnya, menerima tawaran pada hari Selasa untuk membeli Chelsea dari Abramovich," kata Wyss seperti dikutip dari Blick. Meski begitu, ia sadar harus menunggu proses selama beberapa hari untuk melihat kondisi keuangan Chelsea dan syarat yang diajukan Abramovich.

"Abramovich meminta terlalu banyak saat ini. Anda tahu Chelsea berutang padanya 2 miliar pound. Tapi Chelsea tidak punya uang. Artinya mereka yang membeli Chelsea harus memberi kompensasi kepada Abramovich," ujar Wyss.

Kepala Eksekutif Premier League, Richard Masters, menilai kepemilikan Roman Abramovich atas Chelsea dalam posisi tidak berkelanjutan. Ia juga menyebut penjualan klub itu dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 10 hari. "Ini adalah keputusan yang disambut baik oleh semua orang, termasuk para penggemar. Semakin cepat proses penjualan selesai dan selesai, semakin cepat semua orang mendapatkan kepastian."

REUTERS

Baca juga : Thomas Tuchel Meredam Gejolak Chelsea di Akhir Era Roman Abramovich






Tottenham Hotspur Dapat Pukulan, Kiper Hugo Lloris Cedera Lutut dan Bakal Absen Lebih dari Enam Pekan

42 menit lalu

Tottenham Hotspur Dapat Pukulan, Kiper Hugo Lloris Cedera Lutut dan Bakal Absen Lebih dari Enam Pekan

Hugo Lloris mengalami cedera saat Tottenham Hotspur mengelahkan Manchester City pada pekan ke-22 Liga Inggris pada akhir pekan lalu.


Hasil Liga Inggris: Manchester United vs Leeds United 2-2, Jadon Sancho Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

51 menit lalu

Hasil Liga Inggris: Manchester United vs Leeds United 2-2, Jadon Sancho Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

Manchester United hanya mampu bermain 2-2 saat menjamu Leeds United dalam laga tunda pekan kedelapan Liga Inggris.


Kanselir Jerman Sayangkan Sekutu Jor-Joran Pasok Senjata ke Ukraina

10 jam lalu

Kanselir Jerman Sayangkan Sekutu Jor-Joran Pasok Senjata ke Ukraina

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengkritik jor-joran di antara sejumlah negara pendukung Ukraina dalam memberikan senjata untuk menghadapi agresi Rusia


Manchester City Diduga Melanggar Financial Fair Play, Ini Penjelasannya

11 jam lalu

Manchester City Diduga Melanggar Financial Fair Play, Ini Penjelasannya

Jika Manchester City terbukti melanggar peraturan, sanksinya berkisar dari teguran dan denda hingga pengurangan poin dan degradasi.


Jadwal dan Prediksi Manchester United vs Leeds United di Laga Tunda Liga Inggris Malam Ini

18 jam lalu

Jadwal dan Prediksi Manchester United vs Leeds United di Laga Tunda Liga Inggris Malam Ini

Jadwal tunda Liga Inggris pekan kedelapan akan menampilkan laga Manchester United vs Leeds United. Simak H2H, perkiraan pemain, dan prediksinya.


Jadwal Bola Rabu 8 Februari 2023: Rans di Liga 1, MU di Liga Inggris, Real Madrid di Piala Dunia Antarklub

19 jam lalu

Jadwal Bola Rabu 8 Februari 2023: Rans di Liga 1, MU di Liga Inggris, Real Madrid di Piala Dunia Antarklub

Jadwal bola pada Rabu, 8 Februari 2023, akan menampilkan Liga 1, Liga Inggris, Piala FA, DFB Pokal, Piala Dunia Anatarklub, Piala Prancis.


Tersandung Kasus Financial Fair Play, Manchester City Sewa Pengacara Mantan PM Inggris Boris Johnson

21 jam lalu

Tersandung Kasus Financial Fair Play, Manchester City Sewa Pengacara Mantan PM Inggris Boris Johnson

Manchester City membayar pengacara sebesar 400 ribu pound atau Rp 7,29 miliar sepekan.


Manchester United vs Leeds United di Laga Tunda Liga Inggris Rabu, Erik ten Hag Ungkap Kondisi Timnya

23 jam lalu

Manchester United vs Leeds United di Laga Tunda Liga Inggris Rabu, Erik ten Hag Ungkap Kondisi Timnya

Erik ten Hag kehilangan sejumlah pemain penting, seperti Casemiro, Antony, Anthony Martial, untuk laga Manchester United vs Leeds United ini.


Tim Liga Inggris Minta agar Manchester City Didegradasi jika Bersalah Melanggar Financial Fair Play

1 hari lalu

Tim Liga Inggris Minta agar Manchester City Didegradasi jika Bersalah Melanggar Financial Fair Play

Manchester City menyambut baik peninjauan masalah ini oleh komisi independen.


Seberapa Serius Dakwaan terhadap Manchester City dalam Pelanggaran Financial Fair Play?

1 hari lalu

Seberapa Serius Dakwaan terhadap Manchester City dalam Pelanggaran Financial Fair Play?

Setelah penyelidikan yang dimulai pada tahun 2018, Manchester City secara resmi, didakwa melanggar peraturan keuangan oleh Liga Premier.