Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pelatih Korea Selatan Juergen Klinsmann Menargetkan Gelar Piala Asia 2023

Editor

Sapto Yunus

image-gnews
Pelatih kepala baru tim sepak bola nasional Korea Selatan Juergen Klinsmann berbicara setibanya di Bandara Internasional Incheon di Incheon, Korea Selatan, 8 Maret 2023. REUTERS/Kim Soo-hyeon
Pelatih kepala baru tim sepak bola nasional Korea Selatan Juergen Klinsmann berbicara setibanya di Bandara Internasional Incheon di Incheon, Korea Selatan, 8 Maret 2023. REUTERS/Kim Soo-hyeon
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPelatih Korea Selatan yang baru ditunjuk Juergen Klinsmann menetapkan target pertamanya setelah tiba di bandara Incheon pada Rabu, 8 Maret 2023. Mantan penyerang timnas Jerman itu mengatakan ia ingin mengakhiri paceklik gelar Korea Selatan di Piala Asia yang telah berlangsung lebih dari 60 tahun.

Mantan pelatih Jerman berusia 58 tahun itu telah menandatangani kontrak hingga Piala Dunia 2026. Klinsmann menggantikan Paulo Bento yang mengundurkan diri pada Desember lalu setelah kekalahan Korea Selatan di babak 16 besar Piala Dunia 2022 dari Brasil.

Korea Selatan adalah juara Piala Asia perdana pada 1956 dan terakhir memenangi kompetisi ketika mereka mempertahankan trofi sebagai tuan rumah pada 1960. Mereka sudah lolos ke Piala Asia 2023 di Qatar, yang ditunda hingga Januari 2024.

"Tujuan kami adalah menjuarai Piala Asia tahun depan," kata Klinsmann kepada wartawan. Ia menyebutkan nama-nama pelatih Korea Selatan sebelumnya dan kesuksesan mereka baru-baru ini.

"Ketika Anda memiliki tim dan sejarah selama 20-25 tahun terakhir di sini yang dibangun oleh pelatih seperti Guus Hiddink, Uli Stielike, Paulo Bento, saya pikir tujuannya adalah memenangi Piala Asia," katanya.

Guus Hiddink memimpin Korea Selatan ke semifinal Piala Dunia 2002. Pada Desember lalu di bawah pelatih Bento, mereka mengejutkan Portugal dalam perjalanan untuk mencapai babak 16 besar. Korea Selatan juga menyingkirkan mantan juara Jerman dari babak grup di Piala Dunia 2018.

"Menang adalah tujuan karena Korsel membuktikan diri di Qatar dan mengalahkan negara-negara besar, mengalahkan Portugal di Qatar dan empat tahun lalu mengalahkan Jerman sehingga Korsel bisa melakukannya dengan sangat baik," ujar Klinsmann.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Ketika kesempatan ini datang dan kami harus berbicara, saya sangat bersemangat karena menurut saya ini adalah tim yang sangat bagus.”

Klinsmann, yang diumumkan sebagai pengganti Bento bulan lalu, memenangi Piala Dunia 1990 sebagai pemain dan melatih negara asalnya Jerman ke semifinal turnamen 2006.

Dia juga melatih bekas klubnya Bayern Munchen sebelum mengambil alih sebagai pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat dari 2011-2016. Peran kepelatihan terakhirnya adalah bertugas selama 10 minggu di tim Bundesliga Hertha Berlin pada 2020.

Pertandingan pertama Klinsmann sebagai pelatih Korea Selatan adalah laga persahabatan kandang melawan timnas Kolombia pada 24 Maret nanti.

REUTERS

Pilihan editor: Hasil Liga 1: Persib Bandung vs Persik Kediri Berakhir 0-2, Hamra Hehanusa dan Khanafi Cetak Gol

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Korea Utara Kirim Lagi Balon Sampah ke Korsel, Sudah 100 Lebih Penerbangan Terganggu

1 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Korea Utara Kirim Lagi Balon Sampah ke Korsel, Sudah 100 Lebih Penerbangan Terganggu

Korea Utara kembali mengirim balon sampah ke Korea Selatan, murka siaran propaganda dan USB isi K-Pop.


Sudah Bisa Digunakan di 9 Negara, Begini Cara Melakukan Transaksi dengan QRIS Antarnegara

4 hari lalu

Hadirnya QRIS di Indonesia membawa dampak yang  sangat baik terutama bagi para pelaku usaha. Apa itu QRIS dan apa manfaatnya? Ini penjelasannya. Foto: Canva
Sudah Bisa Digunakan di 9 Negara, Begini Cara Melakukan Transaksi dengan QRIS Antarnegara

Dengan QRIS antarnegara, transaksi antarnegara tidak perlu lagi mengkonversi atau menukarkan mata uang lagi saat berbelanja di negara yang dikunjungi.


Bekas Pejabat CIA Disuap Tas Mewah, Bocorkan Rahasia ke Korsel

4 hari lalu

Bendera AS dan Korea Selatan. REUTERS
Bekas Pejabat CIA Disuap Tas Mewah, Bocorkan Rahasia ke Korsel

AS mendakwa seorang perempuan eks pejabat CIA karena membocorkan rahasia ke Korea Selatan.


Profil KAIST, Kampus Xaviera Putri yang Ikut Clash of Champions

5 hari lalu

 Xaviera Putri. Foto: Instagram.
Profil KAIST, Kampus Xaviera Putri yang Ikut Clash of Champions

Profil Korean Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), kampus Xaviera Putri


12 Tahun PSY dan Gangnam Style Mendunia, Videonya Ditonton Lebih 5 Miliar Kali, Berikut Liriknya

6 hari lalu

Rapper Korea Selatan Psy saat tampil membawakan lagu hitnya
12 Tahun PSY dan Gangnam Style Mendunia, Videonya Ditonton Lebih 5 Miliar Kali, Berikut Liriknya

Pada 12 tahun lalu, dunia diramaikan dengan lagu Gangnam Style milik PSY yang sangat populer. Ini lirik lengkapnya.


Diplomat Korea Utara Bawa Istri dan Anaknya Membelot ke Korsel

6 hari lalu

Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Diplomat Korea Utara Bawa Istri dan Anaknya Membelot ke Korsel

Pembelot yang tertangkap menghadapi ancaman hukuman mati dan pemerintah Korea Utara. Lalu mengapa mereka membelot?


Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia dan Putranya Ditangkap Polisi setelah Final Copa America 2024

6 hari lalu

Penggemar menerobos gerbang sebelum pertandingan Final Copa America antara Argentina dan Kolombia di Stadion Hard Rock, 15 Juli 2024. Mandatory Credit: Nathan Ray Seebeck-USA TODAY Sports
Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia dan Putranya Ditangkap Polisi setelah Final Copa America 2024

Presiden federasi sepak bola Kolombia yang berusia 71 tahun, Ramon Jeserun, dan putranya ditangkap polisi seusai final Copa America 2024.


QRIS Bisa Dipakai di Korea, Hasil Kerja Sama BI dan Bank of Korea

7 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
QRIS Bisa Dipakai di Korea, Hasil Kerja Sama BI dan Bank of Korea

Bank Indonesia dan Bank of Korea meneken kerja sama untuk pembayaran berbasis kode Quick Response atau QR. QRIS bakal bisa dipakai di Korea Selatan.


Hasil Copa America 2024: Argentina Juara Usai Tekuk Kolombia 1-0, Gol Lautaro Martinez Jadi Penentu

7 hari lalu

Pemain Argentina Rodrigo De Paul berusaha melewati pemain Kolombia Jefferson Lerma pada pertandiingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. Mandatory Credit: Sam Navarro-USA TODAY Sports
Hasil Copa America 2024: Argentina Juara Usai Tekuk Kolombia 1-0, Gol Lautaro Martinez Jadi Penentu

Lautaro Martinez mencetak gol tunggal Argentina ke gawang Kolombia yang memastikan mereka keluar sebagai juara Copa America 2024.


Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Molor Lebih dari Sejam, Ini Penyebabnya

7 hari lalu

Pertandingan Argentina vs Kolombia tertunda akibat insiden di luar stadion di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Molor Lebih dari Sejam, Ini Penyebabnya

CONMENBOL melakukan penundaan jadwal pertandingan final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia hingga tiga kali.