Krisis Bek, Arsenal Bidik Mertesacker  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Argentina Lionel Messi (kiri) dan pemain Jerman Per Mertesacker, dalam pertandingan persahabatan di Munich (4/3). REUTERS/Johannes Eisele

    Pemain Argentina Lionel Messi (kiri) dan pemain Jerman Per Mertesacker, dalam pertandingan persahabatan di Munich (4/3). REUTERS/Johannes Eisele

    TEMPO Interaktif,London:Krisis lini belakang melanda Arsenal. Setelah melepas palang pintu William Gallas, mereka kembali kehilangan bek veteran Sol Campbell. Pemain 35 tahun itu memilih hijrah ke klub yang baru promosi Newcastle United. 

    Kepergiannya menyusul Philippe Sanderos dan Mikael Silvestre yang lebih dulu hengkang. Posisi bek tengah Arsenal kini hanya diperkuat Thomas Vermaelen, Johan Djourou, yang musim lalu menghuni bangku cadangan, dan pemain anyar asal Perancis Laurent Koscielny.

    Dengan hanya tiga bek tengah, Manajer Arsene Wenger harus memutar otak untuk mencari pemain baru di jantung pertahanan. Terlebih, tawaran untuk membeli bek Everton, Phil Jagielka sebesar 14 juta poundsterling ditolak.

    Pilihannya jatuh ke bek Jerman, Per Mertesacker, yang bermain apik di Piala Dunia lalu. Dia menawar bek Werder Bremen itu 10 juta poundsterling atau Rp 140 miliar agar bisa bermain di Stadion Emirates London. "Kami berharap bisa mendapatkan Mertesacker," ujar Ketua Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis, Rabu (28/7). Pemain 25 tahun itu masih terikat kontrak 2 tahun dengan Bremen.

    Jika gagal, mereka memiliki rencana cadangan untuk menggaet bek Ajax, Jan Verthonghen, atau pemain Senegal Pape Diakhate yang kini membela Dynamo Kiev. Keduanya baru saja menyatakan berminat merumput di Liga Inggris.

    Arsenal relatif adem ayem di musim transfer ini. Selain Koscielny, Arsene Wenger baru mendatangkan penyerang jangkung Marouane Chamakh dari Bordeaux dengan status free-transfer.

    MIRROR | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.