Totti Salahkan Catenaccio  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Frencesco Totti (kiri). AP/Kerstin Joensson

    Frencesco Totti (kiri). AP/Kerstin Joensson

    TEMPO Interaktif, Muenchen - Kapten AS Roma, Francesco Totti, mencak-mencak setelah timnya kalah 0-2 di kandang Bayern Muenchen pada laga Grup E Liga Champions Rabu (15/9). Bukan sekadar hasil yang membuat striker senior itu berang, lebih jauh karena taktik pilihan pelatih Claudio Ranieri mengecewakannya.

    "Kami memainkan sepak bola ala catenaccio yang sudah usang," kata Totti. "Kami bertahan total sepanjang pertandingan, bahkan sama sekali tak melakukan percobaan tendangan ke arah gawang lawan. Anda tak boleh bermain seperti itu, terutama karena kami bermain melawan tim besar."

    Sebaliknya, pelatih Ranieri menyalahkan mental para pemainnya yang grogi lebih dulu. Perasaan gamang untuk menyerang itu muncul karena pada akhir pekan lalu Roma dihajar Cagliari 1-5 di Seri A. "Kami datang dengan dihantui kebobolan lima gol (dari Cagliari)," kata mantan pelatih Chelsea itu. "Berhadapan dengan runner-up Liga Champions, kami menjadi lebih grogi."

    Dalam 90 menit pertandingan, Roma cuma menguasai bola 26 persen waktu permainan. Sisanya, bola dikuasai para pemain FC Hollywood--julukan Muenchen. Meski begitu, tim tuan rumah baru bisa membobol gawang Roma, yang dijaga Julio Sergio, pada menit-menit terakhir. Gol pertama dicetak penyerang muda Thomas Mueller (menit ke-78) dan gol berikutnya dihasilkan striker gaek, Miroslav Klose, lima menit kemudian.

    Bermain tanpa kedua bintang sayap, Franck Ribery (hukuman kartu merah) dan Arjen Robben (cedera), Muenchen tetap bermain menawan. Mueller mencetak golnya dengan indah, lewat tendangan voli setelah menerima umpan dari kepala Daniel van Buyten. Klose juga melakukannya dengan tendangan voli, menyambut tendangan bebas Holger Badstuber.

    "Kami bermain dengan sabar menghadapi rapatnya pertahanan lawan pada babak pertama," kata Mueller. "Kami menggelindingkan bola ke mana-mana untuk membuat mereka lelah."
    AFP | FI | ANDY M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.