Forlan Tidak ke Jakarta karena Kecewa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Forlan di Calcutta, India. AP/Bikas Das

    Diego Forlan di Calcutta, India. AP/Bikas Das

    TEMPO Interaktif, Montevideo -- Alasan ketidakhadiran penyerang Uruguay Diego Forlan datang ke Jakarta melawan tim nasional Indonesia mulai terkuak. Menurut Ayah Forlan, Pablo, anaknya tidak masuk skuad tim nasional yang melawan Indonesia 8 Oktober 2010 karena kecewa kepada Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF). Forlan meradang karena AUF tidak mengizinkan saudaranya, juga bernama Pablo, mensponsori pertandingan tersebut.

    "Pablo punya peluang untuk menggelar partai itu, tapi akhirnya pertandingan itu diserahkan kepada orang lain," kata ayah Forlan seperti dilansir Reuters.

    Menurut Pablo, Forlan sangat sedih. Dia tak mungkin datang ke pertandingan yang seharusnya digelar oleh saudaranya sendiri. Ayah Forlan menambah, kekecewaan itu hanya sementara. Dia yakin Forlan tetap akan berangkat membela Uruguay saat bertemu timnas China pada 12 Oktober mendatang.

    Tanda-tanda ketidakhadiran Forlan di Jakarta sudah terlihat sejak Selasa 5 Oktober 2010. Saat itu, semua pemain Uruguay, staf, dan pelatih telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Namun, Forlan tak kelihatan sama sekali. Ia juga tak terlihat ketika tim Uruguay melakukan latihan di GOR Soemantri, Rabu pagi.

    Ketidakhadiran Forlan itu bagi pecinta bola Indonesia mengurangi bobot pertandingan. Oktavianus, pemain Sriwijaya yang memperkuat tim nasional Indonesia bahkan sempat berharap dia bertukar kostum. "Forlan merupakan salah satu pemain idola saya. Saya ingin sekali bertukar jersey (kostum) dengan dia seusai pertandingan nanti," kata Oktavianus. (Baca: Mimpi Oktavianys dan Diego Forlan)

    Maklumlah, Forlan adalah pemain besar Urugay yang terkenal di Indonesia. Namanya sudah dikenal saat dia menjadi penyerang di Manchester United. Meskipun dia di sana gagal bersinar namanya mulai terangkat. Popularitasnya meroket setelah bergabung dengan Atletico Madird. Dia pernah menjadi penyerang tersubur di La Liga Spanyol. Prestasinya, bahkan mengalahkan Lionel Mess, penyerang Barcelona.

    BS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.