Tiga Pemain Semen Padang Ikut Seleksi Timnas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Semen Padang. TEMPO/Fahmi Ali

    Semen Padang. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, mendukung langkah ketiga pemainnya yang akan mengikuti seleksi tim nasional di Jakarta, 15-17 Januari. Gelandang serang Fendy Mofu, pemain belakang M. Fauzan Jamal, dan kiper Dikcy Maizar telah meninggalkan klubnya berangkat ke ibu kota pukul 06.00 tadi.

    "Saya melihat mereka punya kemampuan bagus dan berpeluang lolos, tetapi itu tergantung selera pelatih nasional Alfred Riedl," kata Nil saat dihubungi Tempo Jumat (14/1).

    Di antara tiga pemain tersebut, Nil menilai Mofu mempunyai peluang lebih besar. Menurutnya, kualitas permainan gelandanganya itu cukup bagus. Usianya yang masih muda, kelahiran 1989, membuatnya bisa bermain untuk Pra-Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. "Kansnya 50 persen," katanya.

    Nil tidak kawatir jika harus melepaskan mereka mengikuti training camp jangka panjang secara tertutup apabila lolos seleksi. "Masalahnya mungkin ada di manajemen klub, tapi itu akan dibicarakan setelah ada kepastian lolos," kata pelatih Kabau Sirah ini.

    Mofu seharusnya mengikuti seleksi lebih dulu ketimbang dua rekannya. Berdasarkan pembagian jadwal, Mofu berada di daftar pemain gelombang kedua (11-13 Januari kemarin). Namun ditunda karena harus memperkuat timnya saat menjamu Pelita Jaya, Kamis kemarin.

    Hal ini berbeda dengan pemain klub Persela Lamongan. Pemain belakang Persela, Zainal Abidin dan gelandang serang Zulham Zumrud. Kedua pemain kelahiran 1988 ini terpaksa ikut seleksi gelombang dua (11-13 Januari) bareng dua rekannya yang lain, Choirun Nasrin dan Hendro Siswanto agar bisa memperkuat timnya saat menjamu Persijap, Sabtu besok.

    Menurut pelatih Persela, Subangkit, keempat pemainnya hari ini tiba di Lamongan. "Mereka akan langsung bergabung dengan pemain lain mempersiakan diri untuk pertandingan besok," katanya.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.