Riedl Kembali Coret Pemain Blasteran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alfred Riedl. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Alfred Riedl. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemain sepak bola blasteran memang bukan langsung dijamin bakal masuk dalam skuad merah putih. Memasuki tahap terakhir seleksi tim nasional U-23, belum ada satu pun pemain blasteran yang dianggap tepat masuk dalam tim.

    Vincent Partosoebroto, yang kembali mencoba kesempatan untuk menunjukkan talentanya bersama 25 pemain lainnya di Lapangan Latihan Tim Nasional, Sabtu (15/1) tetap tidak memikat hati Alfred Riedl, sang pelatih.

    Riedl menyatakan, Vincent sudah dinyatakan tidak lolos seleksi karena kondisi kebugarannya yang tidak baik. “Vincent keluar. Dia kurang bisa menunjukkan kemampuannya,” kata pelatih asal Austria itu saat ditemui seusai proses seleksi. Dengan demikian, Riedl hanya menumbuhkan harapan pada Ruben Wuarbanaran, pemain berdarah Indonesia-Belanda, yang ikut seleksi pada tahap kedua.

    Sebelumnya, telah ada tiga pemain blasteran yang juga tidak mendapatkan kesempatan untuk membela Garuda muda. Andrea Bitar (Prancis), James Zaidan Saragih (Amerika Serikat) dan Arthur Irawan, WNI yang berlaga di klub Inggris Lytham Town, langsung dicoret setelah melalui seleksi tahap pertama yang berlangsung 7-9 Januari lalu.

    Terkait dengan proses seleksi kali ini, Riedl melihat bahwa ada banyak pemain yang memang menunjukkan potensi untuk mengisi lini belakang. “Ada banyak pemain bertahan, ini yang memang tidak ditemukan pada proses seleksi sebelumnya,” kata Riedl. Seleksi masih akan berlangsung dalam dua hari ke depan sebelum akhirnya Badan Tim Nasional mendapatkan nama-nama yang berhak untuk masuk dalam skuad Garuda muda.

    Riedl mengaku pihaknya akan berupaya untuk bisa meramu dua tim terbaik yang nantinya akan dipersiapkan untuk menghadapi Pra-Olimpiade 2012 yang akan berlangsung pada bulan Februari serta SEA Games 2011 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada bulan November 2011.

    EZTHER LASTANIA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.