Juara Bertahan Irak Buka Peluang ke Perempat Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Irak Younus Mahmood (keda kiri) bergembira usai mencetak gol ke gawang Iran, dalam pertandingan Grup D Piala Asia di stadion Al Rayyan, Doha, Qatar (11/1). REUTERS/Oleg Popov

    Pemain Irak Younus Mahmood (keda kiri) bergembira usai mencetak gol ke gawang Iran, dalam pertandingan Grup D Piala Asia di stadion Al Rayyan, Doha, Qatar (11/1). REUTERS/Oleg Popov

    TEMPO Interaktif, Doha – Juara bertahan Irak memperbesar peluang lolos ke perempat final Piala Asia 2011 setelah mengalahkan Uni Emirat Arab 1-0 dalam laga kedua Grup D di Ahmed Bin Ali Stadium, Al Rayyan, Sabtu (15/1).

    Hasil ini memantapkan Irak di peringkat kedua Grup D dengan 4 poin, 2 poin di bawah tim tetangga, Iran, yang telah memastikan lolos ke babak 8 Besar setelah mengalahkan Korea Utara 1-0 dalam laga yang digelar lebih awal di Qatar Sports Club, Doha.

    Satu tiket tersisa di Grup D masih bisa diperebutkan oleh Irak, UEA dan Korut. Irak paling berpeluang karena mereka hanya butuh hasil imbang dalam laga terakhir lawan Korut, Rabu (19/1). Di pihak lain, UAE harus menang atas Iran dalam laga terakhir dan berharap Korut mengalahkan Irak, tapi tidak dengan selisih gol yang lebih besar.

    Irak yang kalah 1-2 dari Iran dalam laga pertama, bermain baik melawan UEA dan mereka sempat dua kali nyaris unggul saat sundulan Nashat Akram di menit ke-398 menghantam mistar gawang, begitu juga dengan tendangan Qusay Muneer beberapa menit berikutnya.

    UEA juga sempat memperoleh satu peluang emas di menit ke-60 ketika tendangan striker Ismail Al Hammadi membentur mistar gawang.

    Setelah kedua tim saling menyerang sepanjang pertandingan, keberuntungan akhirnya berpihak kepada Irak di pengujung pertandingan saat umpan silang kapten Younis Mahmood membentur bek UEA, Walid Abbas, sehingga bola berbelok arah ke gawang sendiri.

    REUTERS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.