King Kenny 'Kejar' Ferguson Demi Kado Intimewa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kenny Dalglish. AP/Sang Tan

    Kenny Dalglish. AP/Sang Tan

    TEMPO Interaktif, London - Manajer Liverpool Kenny Dalglish punya misi khusus saat menjalani duel akbar melawan Manchester United dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield hari ini, Sabtu 15 Oktober 2011. Dalglish ingin memberi hadiah kemenangan buat pemilik Liverpool, John Henry, dan Chairman Liverpool, Tom Werner.

    Pada 15 Oktober 2010 atau tepat setahun lalu Henry dan Werner melalui Fenway Sports Group membeli Liverpool dengan nilai 300 juta poundsterling (Rp 4,2 triliun). Karena itu, Dalglish ingin memberi hadiah kepada Henry dan Werner berupa kemenangan atas Manchester United, sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan si Setan Merah awal musim ini.

    Dalglish menilai dukungan dari Fenway Sports Group terhadap klub mengingatkannya pada pemilik klub berjulukan si Merah itu saat Dalglish menukangi Liverpool di era 1980-an.

    “Pemilik klub sangat luar biasa,” kata pelatih 60 tahun tersebut. “Sejak datang ke sini mereka sangat mendukung semua yang saya lakukan. Ambisi dan keinginan mereka sama dengan keinginan penggemar kami. Kami ingin meraih sukses seperti yang diimpikan penggemar, dan mereka sangat menyokong.”

    Bagi Dalglish, pertandingan di Anfield juga merupakan adu gengsi dengan Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson. Sebab, Ferguson unggul dalam rekor pertemuan dengan Dalglish. Ferguson menang lima kali sementara Dalglish menang empat kali saat masih membesut Liverpool pada 1985-1991.

    Dalam upaya mengakhiri catatan tak terkalahkan Manchester United, Liverpool bakal kembali mengandalkan kapten Steven Gerrard. Pada pertandingan terakhir Gerrard hanya tampil sebagai pemain cadangan melawan Everton karena belum pulih 100 persen dari cedera yang dideritanya.

    Manchester United saat ini bercokol di puncak klasemen sementara dengan membukukan 18 poin dari enam kali menang dan sekali seri. Sedangkan Liverpool berada di peringkat kelima dengan 13 poin dari empat kali menang, satu kali seri, dan dua kali kalah.

    Manchester United belum pernah kalah empat kali beruntun dalam pertandingan tandang melawan tim Liga Primer Inggris. Namun Manchester United kalah tiga kali beruntun di Anfield. Rekor buruk si Setan Merah di Anfield pun diakui Ferguson.

    “Kami tampil buruk di sana. Catatan sejarah kami di sana tidak bagus. Dalam beberapa pertandingan kami kewalahan dan itu mengecewakan,” ujar pelatih berusia 69 tersebut. “Atmosfer pertandingan selalu berpengaruh. Setiap kami ke sana, itu seakan menjadi pertandingan terakbar abad ini. Kami harus tampil lebih baik dari beberapa musim terakhir.”

    Ferguson kemungkinan bakal memasang gelandang Darren Fletcher melawan Liverpool. Sebab, Fletcher selalu absen pada empat kekalahan terakhir Manchester United dari Liverpool. Padahal saat Fletcher tampil sejak awal permainan Manchester United selalu menang di tiga pertandingan melawan Liverpool.

    Ferguson juga mendapat kabar baik dengan pulihnya kapten Nemanja Vidic dari cedera betis. Vidic terakhir tampil membela Manchester United saat mengalahkan West Bromwich Albion 2-1 pada Agustus lalu.

    Namun pemain asal Serbia tersebut memiliki kenangan buruk melawan Liverpool. Ia pernah dikartumerahkan wasit tiga kali saat melawan Liverpool di Liga Primer Inggris.

    Di lini depan, Ferguson kemungkinan bakal menurunkan Wayne Rooney dan Javier "Chicharito" Hernandez.

    LIVERPOOLECHO| DAILYRECORD| KODRAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.