Puyol: Ibra Termotivasi Lawan Barca

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO Interaktif, Madrid – Bek sekaligus kapten Barcelona, Carles Puyol, percaya striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, akan sangat termotivasi dalam duel Liga Champions Grup H di San Siro, Rabu (23/11).

    Ibrahimovic pernah memperkuat Barca sepanjang musim 2009/2010 sebelum kemudian dibuang ke Milan lantaran tak cocok dengan pelatih Pep Guardiola.

    Publik sempat menungg-nunggu kembalinya Ibrahimovic ke Nou Camp dalam laga pertama Grup H antara Barca dan Milan September lalu. Tapi, striker asal Swedia itu urung tampil dalam pertandingan yang kemudian berakhir imbang 2-2 itu lantaran cedera.

    Ia kemudian meluncurkan buku otobiografinya berjudul “I am Zlatan”, yang di antaranya menungkapkan kritikan terhadap Guardiola yang ia juluki sebagai “filsuf.

    Dalam buku tersebut, Ibrahimovic juga menggunakan kata-kata ofensif untuk menggambarkan bahwa Guardiola kurang keberanian dan takut terhadap pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

    Tapi, Puyol mengatakan bahwa dirinya punya hubungan baik dengan Ibrahimovic dan ia menilai bekas rekan setimnya itu akan sangat berambisi untuk membobol gawang Barca dalam duel nanti.

    “Lagi pula, siapa yang tak akan termotivasi melawan Barca?” kata Puyol.

    “Ada banyak yang dipertaruhkan dalam pertarungan ini, dan ia akan mengerahkan segala kemampuan nya, tapi bagaimana pun, saya pikir ia tak lebih termotivasi dibanding kami.”

    Barca dan Milan sudah sama-sama memastikan lolos ke babak 16 Besar di saat keduanya masih menyisakan dua pertandingan. Los Azulgrana kini meuncaki Grup H dengan 10 poin, unggul 2 poin atas I Rossoneri yang menduduki posisi kedua. Kini, kedua tim akan memperebutkan posisi juara grup.

    REUTERS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.