Anfield Jadi Ajang Pembuktian MU Vs Liverpool  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United Wayne Rooney menyundul bola untuk menciptakan gol ke duanya saat melawan Manchester City pada pertandingan piala FA di Stadion Etihad, Manchester (8/1). REUTERS/Phil Noble

    Pemain Manchester United Wayne Rooney menyundul bola untuk menciptakan gol ke duanya saat melawan Manchester City pada pertandingan piala FA di Stadion Etihad, Manchester (8/1). REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta- Laga menarik akan terhidang di Anfield, Sabtu 28 Januari 2012 malam ini: Liverpool akan menghadapi Manchester United pada pertandingan babak keempat Piala FA.

    Para suporter Liverpool sudah melakukan pemanasan untuk laga ini. Rabu lalu, saat Liverpool lolos ke final Piala Carling dengan menyingkirkan Manchester City di Anfield, mereka sudah membentang spanduk besar bertulisan “Kami bukan rasis, kami hanya benci Manchester”.

    Rivalitas panjang dan mengakar di antara kedua klub tersukses di Inggris itu belakangan seperti dirabuki oleh tindakan rasis Luis Suarez, penyerang Liverpool, terhadap Patrice Evra, bek sekaligus kapten MU.

    Saat menjamu Setan Merah pada laga Liga Primer, 15 Oktober 2011, Suarez dituding telah melakukan penghinaan berbau rasis terhadap Evra. Penyerang asal Uruguay itu kemudian dihukum denda dan larangan bertanding delapan kali.

    Karena insiden itu pulalah pertandingan malam ini diprediksi akan panas di dalam dan di luar lapangan. Pihak kepolisian pun siap melakukan pengamanan masif dan penanganan lebih keras.

    "Begitu ada kelakuan yang melawan hukum, kami akan langsung bertindak," kata Chief Superintendent Jon Ward dari kepolisian Merseyside. "Ada kamera CCTV di seluruh tempat dan bekerja sama dengan kedua klub kami akan bisa mengidentifikasi siapa pun untuk mengambil tindakan yang diperlukan."

    Steven Gerrard, kapten Liverpool, berharap semua pihak berfokus pada sepak bola. "Kami semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan laga ini diingat semata dari sudut sepak bolanya," ujar gelandang itu.

    “Liverpool dan Man United adalah rival besar sehingga akan muncul ulasan di surat kabar dan gesekan antarsuporter. Tapi akan luar biasa bila setelahnya laga ini dikenang sebagai laga kelas atas, dan dari sudut kami dengan kemenangan untuk Liverpool.”

    Suarez ada kemungkinan hanya akan menyaksikan pertandingan dari tribun karena masih harus menjalani hukumannya. Sedangkan Evra dipastikan tetap diturunkan, meski mungkin akan mendapat teror dari suporter tuan rumah. "Tak menurunkan dia? Kami tak pernah mempertimbangkannya. Apa yang sudah terjadi, biarkanlah," kata asisten pelatih MU, Mike Phelan.

    Pada turnamen Piala FA, MU masih menjadi tim yang paling sering juara, yakni 11 kali. Tim asuhan Sir Alex Ferguson itu juga pernah tujuh kali menjadi runner-up. Adapun Si Merah--julukan Liverpool--baru tujuh kali menjadi juara di laga ini dan enam kali menjadi runner-up. Musim lalu, Liverpool didepak MU di babak ketiga.

    AP | REUTERS | NURDIN

    Liverpool Vs Manchester United
    Pertemuan di Piala FA: 10 kali
    MU menang: 5 kali
    Liverpool menang: 3 kali
    Seri: 2 kali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.