Zulkifli Sukur Kembali Absen Bela Persib  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditya Noviansyah

    TEMPO/Aditya Noviansyah

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung bakal kembali kehilangan pemain bertahan Zulkifli Sukur saat dijamu Pelita Jaya Karawang, Ahad 05 Februari 2012. Pasalnya, pemain bernomor punggung 3 itu kembali mendapat sanksi larangan merumput satu kali pertandingan akibat akumulasi pelanggaran dalam dua laga sebelumnya.

    Kartu kuning didapat Zul, sapaan akrabnya, saat bertandang ke kandang Persisam Samarinda di Stadion Segiri, 17 Januari 2012. Zul kembali diganjar kartu pelanggaran saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, 29 Januari 2012.

    Pelatih kepala Persib Drago Mamic membenarkan bahwa Zulkifli bakal absen saat Persib dijamu Pelita nanti. "Ya dia akan absen. Itu bukan keinginan kami. Tapi tentu kami tetap siap menghadapi Pelita, kami tetap harus beradaptasi dengan kondisi yang ada," ujarnya usai memimpin latihan skuadnya di Stadion Siliwangi, Selasa petang, 31 Januari 2012.

    Bukan cuma Zul, kata Drago, tapi juga M. Nasuha, Aliyudin, serta Robbie Gaspar belum bisa diturunkan. "Absennya mereka memang nilai minus buat kami. Tapi kami masih punya pemain lain yang siap menunjukkan kualitas mereka. Siapa pun yang nanti menggantikan mereka diharapkan mampu memberikan yang terbaik untuk tim," ujar Drago.

    Untuk mengisi posisi bek kanan yang ditinggalkan Zul, Maung Bandung antara lain masih punya Tony Sucipto, Wildansyah, dan Rian Permana. Sementara Jajang Sukmara tetap siap menggantikan Nasuha di posisi bek kiri. Adapun untuk alternatif Aliyudin, Persib masih punya penyerang Airlangga dan Sakyi Moses.

    Sementara itu Dokter Tim Persib Raffi Ghani menyatakan, Nasuha masih terus memulihkan diri. "Soal apakah nanti dia bisa main lawan Pelita, kami masih akan memantau Nasuha sampai hari Sabtu (4 Februari),"katanya. "Aliyudin juga masih harus menjalani program latihan untuk pemulihan."

    ERICK P HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.