MU Ogah Terpeleset Lawan Norwich  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jonny Evans. guardian.co.uk

    Jonny Evans. guardian.co.uk

    TEMPO.CO, Manchester - Pemain belakang Manchester United, Jonny Evans, berambisi memenangi laga melawan Norwich City dalam lanjutan Liga Premier Inggris di Stadion Carrow Road, Minggu 26 Februari 2012, untuk menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Manchester City.

    “Kami ingin menjaga jarak selisih poin dengan Manchester City. Jika mereka terpeleset, kami akan menyalip mereka. United akan terus memberikan tekanan kepada mereka,” kata Evans.

    Pemain asal Irlandia Utara itu mengaku mewaspadai duet penyerang Norwich, Grant Holt dan Steve Morison. “Saya menilai Holt adalah pemain bagus. Dia memiliki tubuh yang besar dan kuat, seperti Morison. Ini akan menjadi pertempuran yang sesungguhnya, jauh berbeda ketika melawan Ajax,” kata Evans.

    Holt dan Morison masing-masing telah mencetak sembilan dan delapan gol pada musim ini di liga. Keduanya menjadi penyumbang 50 persen gol Norwich. Evans pun mengaku pertandingan nanti menjadi laga yang tak mudah bagi United untuk meraih angka penuh. “Sepertinya laga nanti akan sangat sulit. Norwich sangat bekerja keras hingga saat ini,” ujar Evans.

    Norwich menjadi tim promosi yang diprediksi akan bertahan di Liga Inggris di akhir musim nanti. The Canaries berhasil menduduki posisi delapan klasemen dengan perolehan 35 angka. Sementara tim promosi lainnya, Swansea City dan Queens Park Rangers, berada di peringkat 11 dan 16.

    Setan Merah patut mewaspadai kekuatan Norwich. Pasalnya pada lawatan terakhir mereka ke Carrow Road, United menderita kekalahan 0-2 pada April 2005 lalu. Tapi United didukung dengan rekor bagus pada musim ini. Mereka baru menelan satu kekalahan di kandang lawan.

    MANUTD | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.