Inter Akhiri Rentetan Kekalahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Inter Milan Andrea Poli (kiri) dan Giampaolo Pazzini dalam pertandingan Serie A Italia melawan Napoli di stadion San Paolo, Naples, Italia, Minggu (26/2). REUTERS/Ciro De Luca

    Pesepak bola Inter Milan Andrea Poli (kiri) dan Giampaolo Pazzini dalam pertandingan Serie A Italia melawan Napoli di stadion San Paolo, Naples, Italia, Minggu (26/2). REUTERS/Ciro De Luca

    TEMPO.CO, Milan – Inter Milan berhasil menghentikan rentetan kekalahan dalam lima laga sebelumnya di seluruh kompetisi, tapi mereka belum mampu mengakhiri paceklik kemenangan yang melanda sejak 25 Januari lalu karena hanya bermain imbang 2-2 dengan tim tamu, Catania, dalam laga Serie A di San Siro, Senin dini hari WIB.

    Meski begitu, I Nerazzurri tetap layak bersyukur dengan hasil tersebut karena mereka sempat tertinggal dua gol di babak pertama sebelum bangkit dengan mencetak dua gol dalam 20 menit terakhir.

    Hasil ini membuat La Beneamata tertahan di peringkat ketujuh dengan 37 poin, terpaut enam poin dengan zona Eropa.

    Inter menelan tujuh kekalahan dalam delapan laga sebelumnya di seluruh kompetisi tanpa mencetak satu gol pun dalam seluruh kekalahan tersebut.

    Wajar jika banyak yang percaya pertandingan melawan Catania ini menjadi laga penentuan bagi masa depan pelatih Claudio Ranieri.

    Meski begitu, Ranieri membuat keputusan berani dengan mendudukkan Wesley Sneijder di bangku cadangan demi formasi 4-4-2 yang diterapkannya dengan Diego Forlan di sayap kiri dan duet Diego Milito dan Giampaolo Pazzini di depan.

    Strategi ini tak berjalan sesuai harapan karena mereka justru kebobolan lebih dulu oleh gol Alejandro Gomez di menit ke-20.

    Gol tersebut merontokkan kepercayaan diri Inter sehingga mereka tak mampu mengembangkan permainan. Situasi ini dimanfaatkan Catania untuk menambah keunggulan lewat gol Mariano Izco di menit ke-38 dengan menyelesaikan umpan Giovanni Marchese. Tapi, dalam tayangan ulang terlihat jelas bahwa Marchese dalam posisi offside saat menerima bola.

    Di babak kedua, Ranieri melakukan perubahan dengan memasukkan Sneijder dan Inter lebih banyak menekan, tapi gagal menembus ketatnya pertahanan Catania.

    Mereka baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-71 lewat gol Forlan. Ini gol pertama Nerazzurri dalam 543 menit pertandingan atau lebih dari sembilan jam sekaligus gol pertama Forlan dalam 12 laga resmi pertamanya.

    Gol tersebut mengangkat semangat Inter hingga akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Milito di menit ke-80.

    Sejak itu permainan menjadi lebih terbuka dan kedua tim sama-sama menciptakan peluang hingga detik-detik terakhir, tapi kedudukan tetap imbang 2-2.

    FOOTBALL-ITALIA | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.