Peringkat Indonesia Turun Terdalam Se-ASEAN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Nasional Indonesia. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Tim Nasional Indonesia. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Zurich - Indonesia jadi negara ASEAN yang mengalami penurunan peringkat FIFA terburuk se-Asia Tenggara. Dari 10 negara ASEAN yang tergabung dalam FIFA, Indonesia mengalami penurunan tujuh peringkat. Itu merupakan penurunan posisi paling banyak di antara negara ASEAN lainnya.

    FIFA telah merilis peringkat tim nasional pada Kamis, 14 Februari 2013. Peringkat Indonesia kembali jeblok, padahal Indonesia sempat naik peringkat pada Januari lalu. Ya, Garuda sempat menduduki peringkat 156 dunia, tapi posisi timnas kini menukik ke peringkat 163 dengan 117 poin.

    Indonesia kini berada di bawah Vietnam (peringkat 134), Thailand (141), Filipina (147), Singapura (134), dan Malaysia (159). Indonesia hanya lebih baik dari Myanmar (164), Laos (173), Brunei Darussalam (185), dan Timor-Leste (185).

    Vietnam dan Filipina tak mengalami penurunan peringkat. Malaysia turun satu posisi, dan Myanmar turun dua tingkat. Sementara Thailand, Laos, Brunei, dan Timor Leste turun tiga tingkat. Sedangkan Singapura melorot empat tingkat. Dengan penurunan tujuh tingkat, Indonesia menjadi negara ASEAN yang mengalami penurunan peringkat paling menukik.

    Turunnya posisi Indonesia tak lepas dari kekalahan yang dialami Garuda dalam sebulan terakkhir. Indonesia dihajar lima gol tanpa balas ketika melawan Yordania dalam laga persahabatan pada akhir Januari lalu. Andik Vermansyah dan kawan-kawan kemudian kalah 1-0 oleh Irak dalam pertandingan perdana kualifikasi Piala Asia 2015 pada 6 Februari lalu.

    FIFA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Lompatan Ronaldo Lebih Tinggi dari Pemain NBA

    Fabregas Ternyata Pengagum Berat Ozil

    Ronaldo Ditantang Blake Balap Lari 100 M

    Villas-Boas: Bale Luar Biasa

    Arema Keberatan Lepas Trio Naturalisasi ke Timnas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.